JAKARTA, UJUNGJARI.COM – Prabowo Subianto menerima delegasi Republik Islam Pakistan pada Kamis, 12 Februari 2026, dalam rangka memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, termasuk peningkatan kerja sama di bidang investasi serta kolaborasi dalam forum multilateral.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Delegasi Pakistan dipimpin oleh Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Zahid Hafeez Chaudhri. Dalam pertemuan itu, ia menegaskan bahwa Indonesia dan Pakistan memiliki hubungan historis yang telah terjalin lama dan dilandasi semangat solidaritas serta persahabatan antarbangsa.

Zahid Hafeez Chaudhri juga menyebut kunjungan Presiden Prabowo ke Pakistan sebelumnya sebagai momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral.

Menurutnya, komunikasi intensif antara kedua pemimpin negara menjadi fondasi kuat bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas dan konkret di berbagai sektor.

Selain membahas investasi, kedua pihak turut menyoroti pentingnya memperkuat peran negara-negara berkembang dalam tatanan global melalui kerja sama multilateral.

Dalam kesempatan tersebut, Pakistan menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Developing Eight (D8) yang akan digelar di Indonesia.

Dukungan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen Pakistan untuk terus mempererat kolaborasi antarnegara anggota D8, sekaligus mendorong peningkatan perdagangan, investasi, serta pembangunan ekonomi yang inklusif di antara negara-negara berkembang.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya diplomasi aktif Indonesia dalam memperluas jejaring kerja sama internasional serta memperkuat posisi strategis di kawasan dan dunia. (**)