MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Memperingati hari jadinya yang ke-40, eks kru dan manajemen Radio Mercurius menggelar Diskusi Publik bertema “Penyiaran Radio di Pusaran Arus Teknologi dan Ancaman Royalti”, Sabtu (14/2/2026), di Verda Kafe, Jalan Botolempangan.

Diskusi menghadirkan mantan Ketua KPI Pusat, Judhariksawan, dan Ketua KPID Sulsel, Irwan Ade Saputra, dengan moderator broadcaster senior Andi Mangara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Irwan menegaskan, tantangan lembaga penyiaran saat ini nyaris seragam di seluruh Indonesia: tekanan ekonomi, disrupsi teknologi, dan polemik royalti musik.

Menurutnya, banyak radio bertahan bukan lagi karena hitungan bisnis, melainkan karena semangat dan hobi.

“Ketika biaya operasional tinggi dan ditambah kewajiban royalti, ini menjadi persoalan serius. Negara harus hadir dengan perspektif strategis,” ujarnya.

Sementara itu, Prof Judhariksawan menilai radio tidak boleh alergi terhadap perubahan.

Ia mendorong insan radio beradaptasi dengan media sosial, podcast, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

“Jangan takut teknologi. Justru manfaatkan. Radio lokal punya keunggulan yang tidak dimiliki platform digital global: kedekatan dengan isu dan kebutuhan masyarakat setempat,” tegasnya.

Terkait royalti, ia menekankan pentingnya keadilan dalam skema penarikan, terutama bagi radio yang tidak menjadikan musik sebagai konten utama. “Royalti adalah bentuk penghargaan atas karya. Tapi regulasinya harus proporsional dan menjaga keberlangsungan industri,” tambahnya.

Momentum 40 tahun ini juga menjadi titik balik transformasi Radio Mercurius.

Perwakilan manajemen, Yosi Karyadi, memastikan pihaknya akan fokus pada penguatan radio streaming, pengembangan platform digital, serta kolaborasi event dan konten kreatif. “Merkurius ke depan bukan sekadar radio konvensional, tapi institusi media yang adaptif dan relevan,” ujarnya.

Diskusi yang digelar santai itu juga dihadiri Dr Zulkarnain Hamson (dosen peneliti), Dr Fitryani (Praktisi penyiaran RRI Pro 2 FM Makassar) dan Rusdin Tompo, Ketua KPID Sulsel 2011 – 2016.

Selain diskusi, rangkaian perayaan akan dilanjutkan dengan program Amalia Ramadan 1447 H berupa penggalangan dan distribusi donasi bagi panti asuhan, masjid, dan masyarakat membutuhkan.

Di usia empat dekade, Mercurius menegaskan satu hal: teknologi dan royalti bukan ancaman, melainkan peluang—asal industri penyiaran mau berbenah dan beradaptasi. (rhm)