MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI Gerakan Pemuda Ansor Sulawesi Selatan resmi dibuka di Asrama Haji Sudiang, Jalan Asrama Haji No. 69, Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus suksesi kepemimpinan GP Ansor di tingkat wilayah Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konferwil XVI GP Ansor Sulsel mengusung tema “Digdaya Ansor, Menuju Kedaulatan Pangan”. Tema tersebut selaras dengan program prioritas Pimpinan Pusat GP Ansor serta sejalan dengan agenda strategis pemerintah dalam menghadapi tantangan ketahanan dan kedaulatan pangan di masa depan.

Forum lima tahunan ini diikuti perwakilan pengurus cabang se-Sulsel. Selain menjadi ajang evaluasi kinerja organisasi, Konferwil juga menjadi ruang musyawarah untuk merumuskan arah gerak dan kepemimpinan GP Ansor Sulsel untuk lima tahun ke depan.

Wakil Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor, Mabrur Banuna, menilai pelaksanaan Konferwil XVI GP Ansor Sulsel berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh keakraban, meskipun berada dalam momentum suksesi kepemimpinan.

Menurutnya, dinamika organisasi merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi internal. Namun ia menekankan pentingnya menjaga soliditas dan persatuan kader demi keberlanjutan peran strategis GP Ansor di tengah masyarakat.

“Konferwil ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum memperkuat konsolidasi dan komitmen Ansor dalam menjawab tantangan zaman, termasuk isu kedaulatan pangan,” ujarnya.

Melalui Konferwil XVI ini, diharapkan lahir kepemimpinan yang mampu membawa GP Ansor Sulsel semakin digdaya, adaptif, dan berkontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan daerah maupun nasional, khususnya di sektor ketahanan dan kedaulatan pangan. (Rls)