JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Pemerintah resmi membuka rekrutmen guru, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah untuk empat Sekolah Garuda baru yang akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026–2027.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan tenaga pendidik berkualitas sejak awal pembukaan sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Stella Christie, menuturkan bahwa sebanyak 96 guru serta 20 posisi pimpinan sekolah disiapkan dalam proses rekrutmen kali ini.
Ketersediaan dan kualitas tenaga pendidik, menurutnya, menjadi faktor kunci dalam menyukseskan program Sekolah Garuda.
“Tahun ini, empat Sekolah Garuda baru akan dibuka untuk tahun ajaran 2026–2027. Kita membutuhkan 96 guru dan 20 wakil kepala sekolah dan kepala sekolah,” ujar Stella, dikutip dari akun resmi @kemdiktisaintek.ri, Senin (16/2/2026).
Program Sekolah Garuda merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional, khususnya dalam mencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi.
Dengan rekrutmen yang dilakukan lebih awal, pemerintah berharap proses seleksi dapat berjalan optimal sehingga para tenaga pendidik terpilih memiliki kompetensi akademik dan kepemimpinan yang mumpuni.
Selain kompetensi akademik, calon guru dan pimpinan sekolah juga diharapkan memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan karakter peserta didik, inovasi pembelajaran, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Rekrutmen ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memastikan bahwa empat Sekolah Garuda yang akan beroperasi pada tahun ajaran mendatang dapat langsung berjalan efektif dengan dukungan sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas. (**)

