MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Gelandang asal Jepang, Daisuke Sakai, terpinggirkan dari skuad PSM Makassar dalam tiga laga terakhir Super League 2025/2026.

Namanya tak masuk daftar susunan pemain saat Juku Eja menghadapi PSBS Biak, Dewa United FC, dan Persija Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Absennya pemain bernomor punggung 10 itu tak lepas dari regulasi Super League 2025/2026 yang membatasi hanya sembilan pemain asing dalam daftar susunan pemain (tujuh starter dan dua cadangan). Sementara itu, PSM saat ini memiliki 11 legiun asing.

Kondisi tersebut membuat pelatih Tomas Trucha harus memutar otak dalam menentukan komposisi terbaik.

Kedatangan dua pemain anyar, Dusan Lagator dan Sheriddin Boboev, semakin memperketat persaingan, khususnya di lini tengah.

Trucha pun dalam beberapa laga terakhir lebih memilih kombinasi lain untuk menjaga keseimbangan tim.

Pengamat sepak bola, Imran Amirullah, menilai Sakai belum sepenuhnya masuk dalam skema permainan pelatih.

Ia menyebut, eks pemain Jepang tersebut perlu bekerja lebih keras dalam latihan untuk kembali merebut kepercayaan.

“Persaingan di lini tengah PSM sangat ketat. Banyak opsi gelandang dengan karakter berbeda. Sakai harus menunjukkan peningkatan signifikan agar kembali dilirik,” ujarnya.

Di sisi lain, suporter PSM berharap Sakai mampu meningkatkan performanya, terutama dalam hal akurasi umpan dan kontribusi permainan.

Mereka ingin sang gelandang kembali menjadi motor serangan tim dan membantu Juku Eja bangkit pada sisa musim ini.

Dengan kompetisi yang masih menyisakan sejumlah pertandingan krusial, peluang Sakai untuk kembali ke skuad utama tetap terbuka.

Namun, konsistensi dan adaptasi terhadap kebutuhan taktik pelatih menjadi kunci jika ia ingin kembali mengenakan seragam kebanggaan publik Makassar di lapangan. (**)