MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Warga Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, menggelar aksi demonstrasi di Kantor Lurah Parangloe, Bontoa, Jumat (6/3) siang.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes dan kekecewaan warga terhadap kepemimpinan Lurah Parangloe, Ali Topan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam aksinya, massa mendesak Wali Kota Makassar untuk segera mencopot Ali Topan dari jabatannya sebagai lurah.
Warga menilai kepemimpinannya tidak berpihak kepada masyarakat.
Salah seorang warga Bontoa, Ilham (36), mengatakan aksi demonstrasi ini merupakan akumulasi kekecewaan masyarakat Parangloe terhadap sikap lurah yang dinilai arogan serta sejumlah kebijakan yang dianggap tidak pro terhadap warga.
“Kami kecewa. Kami minta Wali Kota Makassar segera mencopot Lurah Parangloe. Jika dalam waktu satu minggu tidak diganti, kami akan kembali turun dengan aksi yang lebih besar,” kata Ilham dalam orasinya.
Menurut Ilham, aksi tersebut juga dipicu oleh sejumlah persoalan yang selama ini dirasakan warga, mulai dari dugaan pungutan liar hingga kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat.
“Terus terang ini menjadi sejarah di Parangloe. Selama ini tidak pernah ada aksi demonstrasi, baru kali ini warga turun langsung menyampaikan aspirasi,” ujarnya.
Sementara itu, warga lainnya, Rusli (45), menilai Kelurahan Parangloe membutuhkan pemimpin yang lebih humanis dan mampu merangkul masyarakat.
“Kami butuh lurah yang humanis dan berakhlak baik, yang benar-benar mau mendengar dan melayani warga,” katanya.
Sementara itu, Lurah Parangloe, Ali Topan, yang dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp pribadinya, enggan memberikan komentar terkait aksi demonstrasi tersebut. Pesan WhatsApp yang dikirimkan media ini hanya terbaca, namun tidak mendapat balasan.
Warga berharap Wali Kota Makassar segera merespons tuntutan mereka agar situasi di tengah masyarakat kembali kondusif. (drw)

