MAKASSAR, UJUNGJARI.COM —
Pemerintah Indonesia bersiap menghadapi potensi musim kemarau panjang pada tahun 2026. Berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dalam Buku Prediksi Musim Kemarau 2026 (PMK26), sejumlah wilayah diperkirakan akan mengalami kemarau secara bertahap, termasuk di Sulawesi Selatan.
BMKG menyebutkan, musim kemarau di Sulawesi Selatan diprediksi mulai terjadi pada April 2026 dan akan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini berpotensi memicu kekeringan di sejumlah daerah jika tidak diantisipasi sejak dini.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Selatan, Amson Padolo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mulai menyusun berbagai langkah mitigasi untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.
Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Teknologi ini kerap digunakan sebagai solusi untuk menjaga curah hujan, terutama di tengah ancaman kekeringan yang berkepanjangan.
BPBD Sulsel juga mengimbau masyarakat untuk mulai meningkatkan kewaspadaan serta melakukan langkah-langkah penghematan air guna menghadapi potensi kemarau panjang yang diprediksi terjadi tahun ini. (**)

