MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Angin segar mulai berhembus di tubuh PSM Makassar. Sentuhan pelatih Ahmad Amiruddin bersama Direktur Teknik Zulkifli Syukur perlahan menghadirkan optimisme baru bagi Pasukan Ramang di tengah tekanan kompetisi.
Dalam tiga pertandingan terakhir, PSM berhasil mengoleksi lima poin. Catatan ini menjadi sinyal kebangkitan setelah sebelumnya tim sempat berada dalam situasi sulit dan dibayangi ancaman zona degradasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perubahan performa terlihat jelas di atas lapangan. Para pemain tampil dengan semangat juang tinggi, lebih disiplin dalam menjaga lini permainan, serta berani melakukan tekanan sejak menit awal.
Tak hanya itu, daya juang hingga peluit panjang juga menjadi pembeda dibandingkan laga-laga sebelumnya.
Meski hasil lima poin dari tiga pertandingan belum sepenuhnya memuaskan, tren positif ini cukup untuk menghidupkan kembali kepercayaan diri tim. PSM mulai menemukan kembali ritme permainan yang sempat hilang.
Peran Zulkifli Syukur sebagai Direktur Teknik juga dinilai membawa energi baru ke dalam skuad. Bersama Ahmad Amiruddin, ia perlahan membangun kembali mental bertanding para pemain, sekaligus menghidupkan identitas khas PSM sebagai tim pekerja keras yang pantang menyerah.
Dukungan dari suporter pun mulai kembali mengalir deras. Sejumlah pendukung Juku Eja mengaku melihat perubahan signifikan dalam permainan tim.
“Sekarang pemain terlihat lebih berani dan tidak gampang panik. Memang belum sempurna, tapi sudah ada harapan,” ujar Irfan, salah satu suporter PSM.
Hal senada disampaikan Rahma, suporter lainnya, yang menilai kehadiran Ahmad Amiruddin dan Zulkifli Syukur membawa dampak positif.
“Permainan tim lebih hidup, ada semangat baru. Kami percaya PSM bisa bangkit dan menjauh dari zona merah,” katanya.
Perjalanan musim ini masih panjang dan tantangan berat masih menanti. Namun, dengan tanda-tanda kebangkitan yang mulai terlihat, harapan kini kembali menyala di kubu Juku Eja.
PSM Makassar mulai bangkit. Dan jika konsistensi ini terus terjaga, bukan tidak mungkin Pasukan Ramang akan menjauh dari zona merah dan kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan. (drw)

