JAKARTA, UJUNGJARI.COM — Turnamen pramusim bergengsi Piala Presiden dipastikan akan kembali digelar pada 2026 dengan konsep yang tengah dimatangkan oleh PSSI.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut pihaknya saat ini masih menggodok format terbaik, termasuk peluang kembali mengundang klub luar negeri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai kilas balik, Piala Presiden 2025 yang digelar di Jakarta dan Bandung pada 6–13 Juli 2025 berlangsung meriah dengan partisipasi dua klub asing, yakni Port FC dan Oxford United. Bahkan, Port FC sukses keluar sebagai juara turnamen tersebut.

Erick mengungkapkan, kesuksesan edisi sebelumnya menjadi bahan evaluasi penting dalam merancang konsep turnamen tahun depan.

Ia menargetkan formulasi final dapat diumumkan dalam waktu dekat.
“Ini masih kami godok. Mudah-mudahan Kamis sudah ada formulanya,” ujar Erick di SCTV Tower, Jakarta, Minggu (12/4/2026) malam.

Menurutnya, kehadiran klub asing pada edisi 2025 memberikan dampak positif. Bahkan, baik Port FC maupun Oxford United disebut tertarik untuk kembali tampil di Indonesia.

“Tentu sangat positif. Mereka juga ada keinginan untuk kembali,” tambah Erick.

Meski demikian, Erick menegaskan bahwa penyusunan format tidak hanya berfokus pada partisipasi klub asing, tetapi juga mempertimbangkan kontribusi terhadap pengembangan sepak bola nasional, termasuk klub-klub di daerah.

“Kita lihat formulanya dulu. Karena pembangunan tim nasional, Liga 1, Liga 2, serta klub-klub besar sudah berjalan. Sekarang bagaimana kontribusi untuk klub di kabupaten, kota, hingga provinsi, itu yang perlu dilibatkan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Steering Committee Piala Presiden, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa kesuksesan turnamen ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak dalam ekosistem sepak bola nasional.

“Terima kasih Pak Erick atas kepercayaannya. Dalam sepak bola tidak ada superman, yang ada super tim. Mulai dari klub, manajer, pemain, media, sponsor, regulator, pemerintah daerah, TNI, hingga POLRI, semua menjadi satu kesatuan,” ujarnya.

Maruarar juga mengingatkan bahwa Piala Presiden telah digelar sebanyak tujuh kali, dan edisi kedelapan pada 2026 diharapkan kembali menghadirkan inovasi sesuai arahan PSSI.

“Nanti yang kedelapan kita tunggu arahan dari Pak Erick sebagai Ketua PSSI,” pungkasnya.  (**)