GOWA, UJUNGJARI.COM — Takdir tak dapat ditolak. Seorang jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Gowa kloter 5 bernama Nursidah Sinrang Sijarra (59) meninggal dunia setelah tiga hari tiba di Madinah.
JCH asal Gowa yang berdomisili di Perumahan Gowa Mas Indah, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu ini, diagnosis mengidap diabetic mellitus serta diklaim medis mengalami pneumonia (paru-paru basah) atau mengalami infeksi pada kedua paru-paru yang menyebabkan peradangan pada kantung udara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, tim medis di RS King Fahd Madinah mengklaim almarhumah mengalami septic shock sehingga menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Minggu (26/4) pada pukul 16.40 WAS (Waktu Arab Saudi).
Septic shock adalah kondisi dimana seseorang mengalami komplikasi sepsis paling berat yang mengancam jiwa ditandai dengan tekanan darah sangat rendah (hipotensi) dan gangguan metabolisme seluler akibat infeksi.
Hal itu dibenarkan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa Alim Bahri saat dikonfirmasi pada Senin (27/4) siang.
Alim mengatakan berdasarkan informasi dari pendamping haji pada Minggu malam.
“Iya benar, kabar duka dari tanah suci. Almarhumah mengalami septic shock berdasarkan hasil diagnosa tim medis di RS King Fahd Madinah. Jenazah almarhumah telah dimakamkan di pekuburan Baqi Madinah. Semoga almarhumah husnul khotimah dan keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan, ” kata Kakan Kemenhaj Gowa.
Alim mengatakan, sesuai prosedur, jenazah dimandikan dan disalatkan di Raodah Masjid Nabawi kemudian dimakamkan di pekuburan King Fahd pada subuh hari pukul 05.30 WAS. –

