MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Akhir pekan ini menjadi momen krusial yang bisa menentukan nasib sejumlah tim di BRI Super League 2025/2026 dan Championship 2025/2026.
Empat tim terlibat dalam persaingan panas, baik untuk menghindari degradasi maupun mengamankan tiket promosi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di papan bawah Super League, PSBS Biak dan Semen Padang berada di ujung tanduk. PSBS saat ini menghuni dasar klasemen dengan 18 poin, sementara Semen Padang berada satu tingkat di atasnya dengan koleksi 20 angka.
Keduanya tertinggal cukup jauh dari Madura United yang menempati batas aman di posisi ke-15 dengan 29 poin.
Semen Padang menghadapi laga hidup-mati saat bertandang ke markas Dewa United di Banten International Stadium, Minggu (3/5/2026). Kekalahan di laga ini akan memastikan mereka terdegradasi dari kasta tertinggi.
Nasib serupa juga mengintai PSBS Biak. Jika mereka tumbang saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (2/5/2026), maka tiket turun kasta ke Championship tak terhindarkan.
Namun, harapan masih tersisa bagi kedua tim tersebut. Mereka membutuhkan bantuan dari Bali United untuk mengalahkan Madura United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (5/5/2026), agar peluang bertahan tetap terbuka.
PSS Sleman Selangkah Lagi ke Liga 1
Di sisi lain, persaingan promosi dari Championship juga mencapai klimaks. Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, unggul tipis dari Adhyaksa FC. Jika mampu menaklukkan Persikad Depok di Stadion Pakansari, Sabtu (2/5/2026), maka Andik Vermansah dan kolega dipastikan promosi ke Super League musim depan.
Sementara itu, di Grup 2, PSS Sleman dan Persipura Jayapura sama-sama mengoleksi 53 poin, namun PSS unggul head-to-head. Super Elja hanya butuh kemenangan atas PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026), untuk memastikan kembali ke kasta tertinggi.
Dengan situasi yang serba menentukan, akhir pekan ini dipastikan menyajikan drama besar dalam perjalanan kompetisi sepak bola Indonesia musim 2025/2026. (**)

