MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — PSM Makassar akhirnya resmi memastikan diri bertahan di Liga 1 musim depan setelah melewati musim yang penuh tekanan dan drama.

Kepastian tersebut menjadi kabar melegakan bagi seluruh pendukung Juku Eja yang terus setia mendukung tim kebanggaannya hingga akhir kompetisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perjalanan PSM musim ini tidak berjalan mudah. Sejak awal kompetisi, berbagai persoalan datang silih berganti. Mulai dari sanksi banned FIFA pada awal putaran pertama, mundurnya pelatih Tomas Trucha, isu penunggakan gaji pemain, hingga pergantian pelatih yang sempat membawa harapan baru namun belum mampu membuat performa tim stabil.

Di tengah situasi sulit tersebut, PSM tetap mampu bertahan dan menunjukkan mentalitas kuat sebagai salah satu klub besar Indonesia.

Performa yang sempat naik turun perlahan mulai membaik di penghujung musim, terutama saat tim berhasil mengamankan poin-poin penting dalam laga krusial.

Kepastian aman dari degradasi didapat setelah pertandingan antara Persis Solo melawan Persebaya Surabaya berakhir imbang. Hasil itu membuat Persis baru mengoleksi 28 poin dengan sisa dua pertandingan. Artinya, poin maksimal yang bisa diraih Persis hanyalah 34 poin.

Sementara PSM Makassar saat ini telah mengoleksi 34 poin dan masih memiliki dua laga tersisa. Bahkan jika Juku Eja kalah dalam dua pertandingan tersebut, posisi mereka tetap aman karena unggul head to head atas Persis Solo.

Pada pertemuan putaran pertama, PSM sukses menang dramatis dengan skor 4-3. Sedangkan di putaran kedua kedua tim bermain imbang 1-1. Catatan itu memastikan PSM unggul head to head dan resmi terbebas dari ancaman degradasi musim ini.

Keberhasilan bertahan di Liga 1 menjadi bukti bahwa semangat “SIRI’ NA PACCE” masih melekat kuat dalam diri para pemain, pelatih, manajemen, hingga suporter setia PSM Makassar.

Saat banyak pihak mulai meragukan kemampuan mereka untuk bertahan, Juku Eja justru mampu bangkit dan menunjukkan harga diri sebagai tim besar.

Meski berhasil selamat dari degradasi, musim ini tetap menjadi bahan evaluasi besar bagi PSM Makassar.

Berbagai persoalan yang muncul sepanjang kompetisi harus segera dibenahi agar tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu bisa kembali bersaing di papan atas musim depan.

Kini, setelah memastikan tempat di Liga 1 tetap aman, harapan besar kembali disematkan kepada PSM untuk bangkit dan mengembalikan kejayaannya.  (drw)