MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Persaingan menghindari degradasi musim ini dipastikan berlangsung hingga pekan terakhir. Nasib dua tim, Madura United dan Persis Solo, masih berada di ujung tanduk dengan selisih poin yang sangat tipis jelang laga penutup musim.
Usai pekan ke-33, Persis Solo berada di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 31 poin. Sementara itu, Madura United berada satu tingkat di atasnya dengan raihan 32 poin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Situasi tersebut membuat pertandingan terakhir menjadi penentu hidup mati bagi kedua tim untuk memastikan tetap bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Menariknya, PSM Makassar kini berpotensi menjadi penentu nasib Madura United. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab dijadwalkan menghadapi PSM pada laga pamungkas musim yang akan digelar 23 Mei 2026.
Hasil laga tersebut dipastikan akan sangat menentukan. Jika Madura United mampu meraih kemenangan atas PSM, peluang mereka bertahan akan semakin terbuka.
Sebaliknya, kegagalan meraih poin penuh bisa menjadi ancaman besar, terlebih Persis Solo juga masih memiliki kesempatan mengejar saat menghadapi Persita Tangerang di waktu yang sama.
Persis Solo sendiri masih menyimpan asa lolos dari degradasi. Dengan selisih hanya satu poin dari Madura United, kemenangan atas Persita dapat mengubah peta persaingan, bergantung hasil yang diraih Madura saat menghadapi PSM.
Dengan kondisi itu, PSM tidak hanya menjalani laga penutup biasa. Juku Eja kini memegang peran penting sebagai penentu nasib Madura United dalam perebutan tiket bertahan di kompetisi.
Pekan terakhir pun diprediksi berlangsung penuh tensi, karena satu hasil pertandingan bisa menentukan siapa yang bertahan dan siapa yang harus turun kasta musim depan. (drw)

