SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tahap I Tahun 2026 di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Jumat (22/5/2026).
Rapat tersebut bertujuan mengevaluasi capaian kerja sama tahap pertama sekaligus memetakan berbagai kendala yang dihadapi fasilitas kesehatan di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Daerah Sidrap, Andi Rahmat Saleh, yang memimpin kegiatan itu menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah terhadap kemitraan antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan harus terus diperkuat guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
“Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap kemitraan ini. Melalui kerja sama yang tepat antara BPJS Kesehatan dan faskes, kita harus mampu meminimalisasi hambatan demi menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik dan prima bagi masyarakat Sidrap,” ujar Andi Rahmat.
Ia menambahkan, forum evaluasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pelayanan publik secara menyeluruh.
Andi Rahmat menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan harus dijalankan secara sinergis dengan mengedepankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing instansi dan lembaga.
“Bagaimana kita meningkatkan mutu pelayanan dari kemitraan ini berdasarkan tugas dan fungsi kita masing-masing,” tambahnya.
Selain itu, Sekda juga meminta BPJS Kesehatan untuk terus menunjukkan kinerja nyata dalam mengawal kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya peserta mandiri agar tingkat keaktifannya tetap terjaga secara maksimal.
Ia turut mengimbau seluruh pihak, mulai dari lembaga penjamin kesehatan, pemerintah daerah, hingga petugas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), agar tetap solid menghadapi berbagai dinamika pelayanan di lapangan.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Muhammad Ali, memaparkan bahwa cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Sidrap per 1 Mei 2026 telah mencapai 98,60 persen.
Dari total 338.220 penduduk Sidrap, sebanyak 333.472 jiwa tercatat telah terdaftar sebagai peserta JKN.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bappelitbangda Sidrap, Herwin, Kepala Dinas Sosial Sidrap, Wahidah Alwi, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, Ishak Kenre, serta Plt Kepala BKAD Sidrap, Sunandar Priyoatmojo.
Hadir pula Direktur RSU Nene Mallomo, dr. Suwarta, Direktur RSU Arifin Nu’mang, dr. Lisdiana, Ketua IDI Cabang Sidrap, dr. Syafruddin, bersama sejumlah jajaran terkait lainnya.
Melalui forum tersebut, Pemkab Sidrap berharap sinergi jaminan kesehatan dan mutu pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan dapat berjalan semakin optimal, responsif, dan merata di seluruh wilayah Kabupaten Sidrap. (Wan)

