TAKALAR, UJUNGJARI–Pemerintah Kecamatan Pattallassang terus memperkuat langkah nyata dalam mendukung pemerataan akses pendidikan melalui kegiatan Sosialisasi Penjangkauan Program Sekolah Rakyat (SR) yang dilaksanakan di Kelurahan Salaka dan Kelurahan Bajeng, Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memastikan anak-anak dari keluarga rentan tetap memperoleh hak pendidikan yang layak dan berkelanjutan
Pemerintah Kecamatan Pattallassang kembali melanjutkan kegiatan Sosialisasi Penjangkauan Program Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Salaka dan Kelurahan Bajeng, Jumat (22/5/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan kolaboratif Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kelompok rentan sosial.
Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI menjadi salah satu strategi penting dalam menekan angka putus sekolah sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Di Kecamatan Pattallassang, program ini menyasar sekitar 2.000 anak usia sekolah yang masuk kategori Desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Sosialisasi dilakukan secara langsung kepada masyarakat dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan, kepala lingkungan, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para orang tua guna memastikan proses pendataan dan penjangkauan berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Camat Pattallassang, Bansuhari Said, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan untuk memastikan tidak ada anak di wilayah Pattallassang yang kehilangan akses pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi maupun kurangnya informasi.
“Kami ingin memastikan seluruh anak-anak di Kecamatan Pattallassang mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama. Karena itu, pendekatan langsung ke masyarakat terus kami lakukan agar program Sekolah Rakyat benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan,” ujar Bansuhari Said.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi akan terus dilakukan secara bertahap di seluruh kelurahan sebagai bagian dari semangat pelayanan “Takalar Cepat” yang menjadi visi pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menuju Takalar maju berdaya saing melalui ekonomi digital.
Menurutnya, keberhasilan menghadirkan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Takalar menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan pendidikan masyarakat kurang mampu.
Saat ini proses pembelajaran sementara masih berlangsung di SKB Kabupaten Takalar sambil menunggu pembangunan fasilitas permanen.
Pemerintah Kecamatan Pattallassang berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat keberhasilan program tersebut sehingga tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dari akses pendidikan dan pelayanan sosial pemerintah.
Program Sekolah Rakyat sendiri diharapkan menjadi solusi konkret dalam membangun masa depan generasi muda Takalar yang lebih inklusif, berdaya saing, dan memiliki kesempatan yang setara untuk meraih pendidikan yang layak. (*)

