GOWA, UJUNGJARI.COM — Pelaksanaan salat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau Hari Raya Kurban diikuti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melaksanakannya pada Rabu (27/5) pukul 07.45 Wita.
Pada pelaksanaan hari raya kurban ini dua pimpinan tertinggi di Kabupaten Gowa melaksanakan salat di dua tempat. Bupati Gowa Husniah Talenrang melaksanakannya di lapangan RTH Syekh Yusuf Kecamatan Somba Opu bersama pimpinan DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab dan Sekretaris Kabupaten Gowa, sedang Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin atau lebih akrab disapa DM ini, melaksanakannya bersama jemaah salat Idul Adha di pelataran Masjid Jihad Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di hadapan jemaah salat Ied di RTH Syekh Yusuf, Bupati Husniah menekankan lebaran haji ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat pengorbanan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dikatakan Husniah, Idul Adha mengajarkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keikhlasan, kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama. Husniah mengatakan, nilai kurban harus hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling membantu.
“Pemkab Gowa terus berupaya menghadirkan pembangunan yang dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok desa. Keberhasilan pembangunan dapat terlihat dari hadirnya rasa aman, keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Masyarakat hari ini membutuhkan keteladanan, kesejukan dan persaudaraan. Karena itu mari kita menjaga persatuan antar sesama,” tandas Bupati Gowa.
Salat Ied di RTH ini dipimpin Imam Muhammad Syahrul Habib sementara khatib Idul Adha, KH Ambo Asse.
Sementara di waktu yang sama, Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin meminta masyarakat Kecamatan Bontomarannu menjadikan momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sebagai bentuk aksi peduli sesama dalam upaya mengentaskan kemiskinan.
Di pelataran Masjid Nurul Jihad Bontomanai , DM menekankan esensi kurban merupakan bentuk kritik sosial terhadap kesenjangan.
DM pun meminta seluruh panitia memastikan distribusi daging kurban menyasar langsung warga prasejahtera.
“Kurban mengajarkan kita untuk menyembelih keserakahan pribadi. Distribusi hewan kurban harus tepat sasaran demi membantu masyarakat yang paling membutuhkan uluran tangan,” jelas Wabup Gowa yang melakukan salat Ied didampingi Camat Bontomarannu Ilham Halim. –

