MALILI,UJUNGJARI.COM–Luwu Timur merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Selayan yang bakal mengelola sekolah rakyat. Pemerintah setempat sudah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya penetapan lokasi.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Luwu Timur, Masdin mengatakan lokasi calon sekolah rakyat Luwu Timur berada di sekitar Stadion di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lokasinya sudah kami siapkan di sekitar Stadion Malili,” kata Masdin kepada ujungjari.com beberapa hari lalu.

Masdin menambahkan rencana pembangunan dan operasional sekolah rakyat di Luwu Timur masih menunggu konfirmasi dan petunjuk dari Kementerian Sosial.

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini dirancang untuk membantu mengurangi angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.[1]

Sekolah Rakyat sendiri didirikan sebagai upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program ini ditujukan untuk anak-anak yang berasal dari keluarga yang termasuk dalam desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yaitu kelompok dengan kondisi ekonomi paling rentan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa siswa yang diterima di Sekolah Rakyat wajib menuntaskan pendidikan mereka hingga lulus.

Program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin. Selain itu, Sekolah Rakyat menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dengan fasilitas yang memadai.

Anak-anak yang bersekolah di program ini juga mendapatkan keterampilan akademik dan non-akademik guna meningkatkan peluang kerja di masa depan. Selain aspek akademik, program ini juga menanamkan karakter kepemimpinan, nasionalisme, serta kemandirian bagi para siswa.