TAKALAR, UJUNGJARI — Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Resor Takalar menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Polres Takalar dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Takalar.
Ketua KBPP Polri Resor Takalar, Yusuf Karma, Senin 1 Juni 2026, menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan jajaran Polres Takalar patut diapresiasi karena merupakan bagian dari komitmen aparat kepolisian dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mendukung penuh langkah Polres Takalar dalam memberantas peredaran narkoba. Ini adalah tugas mulia yang harus mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat karena narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan daerah,” kata Yusuf Karma.
Menurutnya, keberhasilan aparat dalam mengungkap berbagai kasus narkoba menunjukkan keseriusan dan komitmen Polres Takalar dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
Selain memberikan dukungan, Yusuf Karma juga menanggapi sejumlah tudingan yang beredar terkait dugaan adanya setoran uang kepada oknum anggota kepolisian. Ia menilai tudingan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dan berpotensi menjadi fitnah apabila tidak disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Jika ada pihak yang menuding adanya praktik setoran kepada oknum anggota, tentu harus dibuktikan dengan data dan fakta yang valid. Jangan sampai tuduhan yang tidak berdasar justru menjurus pada fitnah dan mencederai nama baik institusi maupun personel yang selama ini bekerja memberantas narkoba,” tegasnya.
Yusuf menilai kritik dan pengawasan terhadap aparat penegak hukum merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi. Namun, menurut dia, setiap tuduhan harus disampaikan secara bertanggung jawab dan didukung bukti yang kuat agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
“KBPP Polri mendukung transparansi dan penegakan hukum yang profesional. Kalau memang ada dugaan pelanggaran, silakan laporkan melalui mekanisme yang berlaku dan sertakan bukti. Jangan hanya membangun opini yang dapat menyesatkan publik,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu aparat kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba dengan memberikan informasi yang akurat dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dengan kepolisian. Fokus utama kita adalah menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkoba. Jangan sampai upaya pemberantasan narkoba terganggu oleh tudingan yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya,” tutup Yusuf Karma. (*)

