MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, mahasiswa dituntut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi agen literasi digital yang mampu menyaring informasi dan memanfaatkan media secara positif.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Seminar Publikasi Digital Zaman Now yang digelar Sabtu (4/7/2026) di Kampus Universitas Patria Artha (UPA), Jalan Tun Abdul Razak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut merupakan program kerja Ikatan Mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika yang bertujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam publikasi digital dan pemanfaatan media sosial secara bijak.

Dekan Fakultas Teknik Informatika Universitas Patria Artha, Andi Nur Putri, mengatakan seminar ini dirancang untuk membekali mahasiswa agar mampu membangun citra diri (personal branding) sekaligus menjadi filter terhadap maraknya informasi palsu atau hoaks di ruang digital.

“Setiap detik ada ratusan ribu informasi yang beredar, termasuk hoaks. Karena itu mahasiswa harus menjadi orang-orang yang memiliki literasi digital dan cerdas bermedia sosial sehingga mampu menyaring informasi yang tidak benar,” ujarnya.

Menurutnya, inti dari kegiatan tersebut adalah mengarahkan generasi muda agar memanfaatkan media sosial untuk hal-hal positif, mulai dari membangun kapasitas diri hingga memperkenalkan kampus kepada masyarakat luas melalui konten yang bermanfaat.

Andi Nur Putri menegaskan, mahasiswa saat ini, khususnya generasi Z, merupakan generasi yang lahir dan tumbuh bersama teknologi digital. Kemampuan mereka dalam memahami perkembangan teknologi dinilai sangat cepat sehingga perlu diarahkan ke aktivitas yang produktif.

“Gen Z itu adalah digital native. Mereka sangat cepat memahami teknologi. Potensi besar itu harus diarahkan untuk hal-hal yang positif, bukan justru terjebak pada aktivitas yang tidak produktif,” katanya.

Seminar tersebut diikuti peserta dari berbagai kalangan, tidak hanya mahasiswa Fakultas Teknik Informatika, tetapi juga mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Fakultas Kesehatan. Bahkan, sejumlah sekolah di sekitar kampus turut mengirimkan perwakilan siswanya untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam seminar, para pemateri menekankan pentingnya menghadirkan publikasi yang baik dan berkualitas. Mereka mengingatkan bahwa informasi yang baik akan melahirkan publikasi yang baik pula.

Selain itu, peserta juga dibekali teknik membuat konten yang menarik di media sosial. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah bagaimana menarik perhatian audiens dalam waktu singkat.

“Orang biasanya memutuskan untuk melanjutkan atau melewati sebuah konten hanya dalam waktu sekitar lima detik. Karena itu, bagaimana membuat publikasi yang menarik menjadi hal yang sangat penting,” jelas Andi Nur Putri.

Melalui seminar ini, Universitas Patria Artha berharap lahir generasi muda yang tidak hanya melek digital, tetapi juga mampu menjadi pelopor literasi digital, penyebar informasi positif, dan duta kampus di era media sosial yang terus berkembang. (rhm)