MALILI,UJUNGJARI.COM–Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus berkomitmen memperkuat kerukunan umat beragama melalui pelaksanaan Coaching Pendahuluan Pengukuran Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) yang digelar di Aula Kesbangpol Luwu Timur, Malili, Kamis (16/07/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Kepala Badan Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latief, dan dihadiri Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar, H. Muis Riadi, Kepala Tata Usaha Balai Litbang Agama Makassar, Andi Isra Rani, Kabid Ideologi Kesbangpol Luwu Timur, I Dewa Putu Alit S., serta perwakilan dari 124 desa se-Kabupaten Luwu Timur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Badan Kesbangpol Luwu Timur, Salam Latief, menyampaikan apresiasi kepada Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar atas pendampingan dan kerja sama yang selama ini terjalin dalam pelaksanaan pengukuran Indeks Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Luwu Timur.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan data yang akurat sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Balai Litbang Agama Makassar atas pendampingan dan kerja sama yang telah diberikan. Semoga melalui kegiatan ini, proses pengukuran IKUB dapat berjalan dengan baik dan menjadi dasar dalam memperkuat kerukunan umat beragama di Luwu Timur,” ujar Salam.
Ia menjelaskan, pelaksanaan coaching pendahuluan bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai mekanisme, metode, serta tahapan pengukuran IKUB agar proses pengumpulan data di tingkat desa dapat berlangsung secara objektif, akurat, dan sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan.
Salam berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik sehingga pelaksanaan pengukuran IKUB Tahun 2026 berjalan optimal dan menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan dalam menjaga serta meningkatkan kerukunan umat beragama di Kabupaten Luwu Timur.
Acara ini juga menjadi wujud komitmen Kesbangpol Luwu Timur dalam memperkuat nilai-nilai toleransi, mempererat persatuan di tengah keberagaman, serta memastikan terpeliharanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi antara narasumber dan peserta, sebelum ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai bentuk apresiasi atas kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassa

