SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Upaya Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng, S.E. menjadikan Kabupaten Soppeng sebagai daerah agropolitan mulai membuahkan hasil.

Kabupaten Soppeng resmi ditetapkan sebagai penerima Program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) dengan nilai bantuan mencapai Rp60 miliar yang didukung pembiayaan Bank Dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat 20 Brigade Pangan Milenial yang tersebar di empat kecamatan melalui dukungan alat dan mesin pertanian modern.

Kepastian itu diperoleh setelah Bupati Suwardi Haseng melakukan pertemuan dengan jajaran Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu.

Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, Direktur ICARE Bram Kusbiantoro bersama perwakilan Bank Dunia, Mr. Joel, melakukan kunjungan ke Kabupaten Soppeng untuk meninjau langsung lokasi calon penerima program, Senin (13/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan Program ICARE di Kabupaten Soppeng yang difokuskan pada pengembangan pertanian modern berbasis korporasi.

Direktur ICARE, Bram Kusbiantoro, mengatakan program tersebut hanya dilaksanakan di tiga provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Lampung, dan Kalimantan Barat. Khusus di Sulawesi Selatan, hanya empat kabupaten yang ditetapkan sebagai penerima, yaitu Soppeng, Gowa, Barru, dan Enrekang.

“Soppeng menjadi salah satu daerah yang dinilai siap untuk pengembangan pertanian modern berbasis korporasi. Bantuan ini akan difokuskan pada penguatan Brigade Pangan,” ujarnya.

Di Kabupaten Soppeng, sebanyak 20 Brigade Pangan akan memperoleh bantuan berupa alat dan mesin pertanian guna meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas hasil pertanian.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHKP) Kabupaten Soppeng, H. Asis Dahlan, menjelaskan program tersebut akan dilaksanakan di Kecamatan Lalabata, Ganra, Marioriawa, dan Donri-Donri.

Menurutnya, program ini secara khusus menyasar petani milenial berusia maksimal 40 tahun sebagai bagian dari upaya regenerasi sektor pertanian di Kabupaten Soppeng.

“Penyaluran bantuan dijadwalkan mulai pertengahan Agustus hingga pertengahan September 2026. Ini menjadi momentum memperkuat Brigade Pangan sebagai motor penggerak pertanian modern di Soppeng,” jelas Asis.

Pemerintah Kabupaten Soppeng berkomitmen mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, kesejahteraan petani, serta mempercepat transformasi menuju sistem pertanian modern.

Bupati Suwardi Haseng berharap kehadiran Program ICARE tidak hanya meningkatkan hasil produksi pertanian, tetapi juga mendorong lahirnya sistem usaha tani yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.

“Dengan dukungan ini, kami ingin sektor pertanian Soppeng semakin maju, modern, dan menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat,” harapnya.  (Daus)