SOPPENG, UJUNGJARI.COM – Bakal Calon Kepala Desa (Kades) Mattabulu, Kecamatan Lalabata, A. Fandi Adam, membangun komunikasi dan mempererat silaturahmi dengan sejumlah kepala desa di Kabupaten Soppeng dalam pertemuan yang berlangsung di Cafe Saromase, Rabu (29/7/2026).

Pertemuan yang digelar usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Soppeng itu menarik perhatian publik. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga dinilai sebagai ruang berbagi pengalaman dan pembelajaran bagi Fandi yang disebut-sebut akan maju pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fandi menegaskan, pertemuan tersebut berlangsung secara spontan dan tidak direncanakan sebelumnya.

“Kami bersama sejumlah kepala desa sepakat bergeser ke salah satu kafe di Kota Soppeng usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Soppeng. Ini murni diskusi santai sekaligus silaturahmi,” ujar Fandi.

Menurutnya, momen tersebut dimanfaatkan untuk menyerap pengalaman dari para kepala desa yang telah berpengalaman memimpin desa, bahkan sebagian di antaranya telah menjabat dua periode dan bersiap memasuki periode ketiga.

“Dalam diskusi santai itu kami banyak belajar mengenai perjalanan mereka sebagai kepala desa, mulai dari strategi membangun desa hingga memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Niat kami maju di Pilkades Mattabulu semata-mata untuk membangun Desa Mattabulu menjadi lebih baik,” katanya.

Fandi juga mengungkapkan bahwa saat ini dirinya masih fokus membangun komunikasi dengan berbagai pihak sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Langkah itu dilakukan agar dapat memahami berbagai tantangan yang dihadapi desa sebagai bekal dalam menyusun program pembangunan apabila nantinya mendapat kepercayaan memimpin Desa Mattabulu.

Sementara itu, sebanyak 29 dari 40 desa di Kabupaten Soppeng akan berakhir masa jabatan kepala desanya pada 12 Desember 2026, termasuk Desa Mattabulu.

Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaksanaan Pilkades serentak berpotensi mengalami penundaan akibat keterbatasan anggaran sebagai dampak kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

Jika penundaan terjadi, Pilkades serentak diperkirakan baru dapat dilaksanakan pada awal tahun 2027 atau paling lambat pertengahan tahun 2027.

Adapun sejumlah kepala desa yang hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Wakil Ketua APDESI sekaligus Kepala Desa Umpungeng Salahuddin S.Ag, Sekretaris APDESI sekaligus Kepala Desa Marioriaja Nasrullah S.Pd, Wakil Sekretaris APDESI Merah Putih sekaligus Kepala Desa Belo Wahyu Asharie A., S.IP, serta sejumlah kepala desa lainnya.

Para kepala desa yang hadir menilai diskusi santai seperti ini penting untuk memperkuat sinergi antarpemimpin desa sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Soppeng. (Daus)