MAKASSAR, UJUNGJARI— Sebanyak 164 mahasiswa baru Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) S1 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar (FIP UNM) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tingkat program studi, Sabtu–Minggu, 15–16 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Convention Hall FIP UNM tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, visi keilmuan, kurikulum, dosen, budaya akademik, hingga berbagai ruang pengembangan diri selama menempuh pendidikan di Prodi BK.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jajaran dosen BK FIP UNM turut hadir dalam kegiatan tersebut. Sejumlah mahasiswa berprestasi juga diperkenalkan sebagai inspirasi bagi mahasiswa baru sekaligus gambaran bahwa kehidupan kampus membuka peluang luas untuk meraih prestasi, mengembangkan potensi, dan menghasilkan karya.
Ketua Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Dr. Suciani Latif, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. Ia menegaskan, PKKMB bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi awal perjalanan mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar BK FIP UNM.
“Selamat datang di keluarga besar Bimbingan dan Konseling FIP UNM. Hari ini adalah awal perjalanan kalian sebagai mahasiswa. Di BK FIP UNM, kalian tidak hanya belajar tentang teori dan keterampilan konseling, tetapi juga belajar memahami, menghargai, dan mendampingi manusia dengan segala keberagamannya,” ujarnya.
Menurut Suciani, visi keilmuan BK FIP UNM menekankan pentingnya diversitas, penguasaan sains dan teknologi, serta jiwa kewirausahaan. Nilai tersebut, kata dia, harus menjadi bagian dari karakter mahasiswa dalam menghadapi dinamika dan tantangan zaman.
“Saya berharap nilai-nilai ini menjadi citra diri kalian sebagai mahasiswa BK: terbuka terhadap perbedaan, adaptif, kreatif, dan berani berinovasi,” pesannya.
Ia juga mendorong mahasiswa baru agar menjadikan masa kuliah sebagai ruang untuk belajar, bertumbuh, membangun jejaring, sekaligus menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Manfaatkan masa kuliah untuk belajar, bertumbuh, membangun jejaring, dan menghasilkan karya. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya mengejar kelulusan, tetapi juga mampu memberi manfaat bagi orang lain,” lanjutnya.
Rangkaian PKKMB kemudian diisi dengan pengenalan dosen BK FIP UNM dan motivasi akademik. Para dosen mendorong mahasiswa agar serius menjalani perkuliahan, aktif mengembangkan potensi, mengejar prestasi, serta menyelesaikan studi sesuai target.
Dekan FIP UNM Dorong Mahasiswa Rencanakan Studi Sejak Awal
Dekan FIP UNM, Prof. Dr. Abdul Saman, M.Si., Kons., dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa baru agar mulai merancang perjalanan akademik sejak semester awal.
Ia menekankan bahwa mahasiswa tidak seharusnya hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga perlu memanfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.
“Kalau skripsinya bisa dikejar dan diselesaikan dalam tujuh semester, berarti dalam waktu tiga setengah tahun sudah bisa selesai. Karena itu, saya mendorong Anda untuk mempercepat dan merencanakan studi dengan baik,” ujar Prof. Abdul Saman.
Ia meminta mahasiswa memiliki target yang jelas mengenai masa depan. Menurutnya, jika mahasiswa senior rata-rata menyelesaikan studi dalam empat tahun, mahasiswa baru pun dapat mulai menetapkan target sejak awal.
“Rata-rata kakak-kakak senior Anda menyelesaikan studi dalam waktu empat tahun. Maka, sejak sekarang silakan diprogramkan: empat tahun atau tiga setengah tahun ke depan, Anda ingin menjadi apa? Tentunya menjadi sarjana. Tetapi menjadi sarjana saja tidak cukup. Anda juga harus mengembangkan berbagai potensi yang ada dalam diri,” jelasnya.
Selain akademik, Prof. Abdul Saman mengingatkan bahwa kehidupan kampus menyediakan ruang luas bagi mahasiswa untuk membangun kepemimpinan, kreativitas, pengalaman organisasi, dan jejaring.
Mahasiswa dapat mengembangkan diri melalui berbagai organisasi kemahasiswaan, seperti Badan Eksekutif Mahasiswa, Majelis Permusyawaratan Mahasiswa, maupun Unit Kegiatan Mahasiswa sesuai minat dan potensi masing-masing.
“Selama menjadi mahasiswa, Anda memiliki banyak pilihan untuk mengembangkan diri. Ada yang aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa, ada yang menjadi pengurus Majelis Permusyawaratan Mahasiswa, dan ada pula yang mengembangkan diri melalui berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa. Semua itu tergantung pada pilihan dan minat Anda,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Prof. Abdul Saman mengapresiasi mahasiswa baru yang telah berhasil menjadi bagian dari Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan FIP UNM.
“Sekali lagi, selamat karena Anda telah lulus dan bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Anda masuk di tempat yang tepat. Program studi kita memiliki akreditasi Unggul. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar, berkembang, berorganisasi, dan mempersiapkan masa depan,” pungkasnya.
Awal Pembentukan Calon Konselor Profesional
PKKMB Prodi BK S1 FIP UNM 2026 tidak hanya menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan tersebut menjadi titik awal pembentukan identitas mahasiswa sebagai calon tenaga profesional di bidang bimbingan dan konseling.
Melalui pengenalan dosen, kurikulum, visi keilmuan, mahasiswa berprestasi, serta penguatan motivasi akademik, mahasiswa baru diarahkan memahami bahwa perjalanan menjadi sarjana BK membutuhkan komitmen, kedisiplinan, integritas, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar.
Dengan mengusung semangat diversitas, penguasaan sains dan teknologi, kreativitas, kewirausahaan, dan kepedulian terhadap sesama, 164 mahasiswa baru BK FIP UNM diharapkan mampu menjalani perjalanan akademiknya secara optimal.
PKKMB 2026 pun menjadi langkah awal menuju lahirnya mahasiswa BK yang unggul secara akademik, aktif berorganisasi, berprestasi, berkarakter, adaptif terhadap perubahan, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan. (*)

