MALILI,UJUNGJARI.COM — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyerap langsung berbagai aspirasi serta kendala infrastruktur yang dihadapi ratusan Kepala Sekolah PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur. Kegiatan ini berlangsung dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pendidikan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Luwu Timur, Rabu (2/9/2026).

Dalam rapat tersebut, para kepala sekolah diberi kesempatan memaparkan kendala fisik di satuan pendidikan masing-masing agar Pemkab Luwu Timur dapat segera merevitalisasi sarana dan prasarana sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah keluhan pun mengemuka. Kepala TK Pembina Towuti, Sahida, mengungkapkan keterbatasan lahan di sekolahnya yang sempat membuat bantuan revitalisasi terancam batal. Menanggapi hal ini, Bupati Irwan menginstruksikan Disdikbud mengusulkan kembali bantuan tersebut dan menekankan pentingnya komunikasi berjenjang agar solusi bisa segera ditemukan.

Masalah lain datang dari Kepala SDN 261 Limbua, Amir Hamzah, yang mengeluhkan belum adanya jaringan listrik sehingga menghambat digitalisasi pembelajaran. Selain itu, ia juga berharap ada peningkatan kesejahteraan guru. Menjawab hal tersebut, Bupati berjanji segera berkoordinasi dengan pihak PLN serta menjadikan evaluasi insentif guru di wilayah terpencil sebagai prioritas.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Tomoni Timur, Arief, melaporkan bahwa Ruang Kelas Baru (RKB) di sekolahnya belum memiliki fasilitas meja dan kursi hingga membuat sebagian siswa belajar di lantai. Bupati Irwan pun langsung menginstruksikan jajaran Disdikbud untuk bergerak cepat.

“Segera koordinasikan antara Kabid dan Kadis. Saya minta minggu depan fasilitas meja dan kursi sudah terealisasi untuk sekolah yang siswanya masih belajar di lantai,” tegas Irwan.

Rakor Pendidikan ini diharapkan menjadi wujud nyata komitmen Pemkab Luwu Timur dalam menyelesaikan persoalan pendidikan secara cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. (bs)