MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Sebanyak 20 atlet BKMF Pencak Silat Universitas Negeri Makassar (UNM) mendapat pembekalan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi latihan maupun pertandingan.
Pembekalan tersebut dikemas melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pemberdayaan Atlet Pencak Silat melalui Edukasi Pencegahan Cedera dan Pelatihan Keterampilan Psikologis”, yang digelar pada 27 Agustus 2026, di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNM.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini didukung Dana Hibah PNBP Tahun Anggaran 2026 Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar.
Ketua Tim PKM, Dr. Fahrizal, M.Pd., menegaskan bahwa pembinaan atlet tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknik dan kondisi fisik.
Aspek kesehatan serta kesiapan psikologis juga memiliki peran penting dalam menunjang performa dan pencapaian prestasi.
“Prestasi atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik dan kondisi fisik, tetapi juga oleh kemampuan menjaga kesehatan dan mengelola aspek psikologis,” ujar Fahrizal.
Dalam kegiatan tersebut, para atlet mendapatkan edukasi mengenai berbagai faktor risiko cedera, langkah-langkah pencegahan, persiapan sebelum latihan dan pertandingan, hingga pentingnya menjaga kondisi tubuh selama beraktivitas.
Pembekalan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran atlet untuk menerapkan pola latihan yang aman sekaligus meminimalkan risiko cedera yang dapat menghambat proses pembinaan dan prestasi.
Tak hanya persoalan fisik, aspek mental juga menjadi perhatian utama. Para atlet dibekali keterampilan psikologis yang meliputi peningkatan konsentrasi, pengelolaan kecemasan, penguatan kepercayaan diri, serta pengendalian emosi ketika menghadapi tekanan pertandingan.
Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, praktik, hingga refleksi. Pendekatan tersebut dirancang agar para atlet tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas latihan dan kompetisi.
Kegiatan dipimpin Dr. Fahrizal, M.Pd., bersama anggota tim Dino Rizadman Rahia, S.Psi., M.Psi., Psikolog, dan Khaerani Kamil, S.Tr.Kes., M.Biomed.
Kolaborasi antara bidang olahraga, psikologi, dan kesehatan menjadi pendekatan utama dalam program tersebut. Sinergi lintas bidang ini diharapkan dapat memberikan pembinaan yang lebih komprehensif sehingga atlet memiliki kesiapan yang lebih baik, baik dari sisi fisik maupun mental.
Tim PKM FIKK UNM juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM serta pimpinan FIKK UNM atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
Apresiasi turut disampaikan kepada BKMF Pencak Silat UNM dan seluruh atlet yang telah berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.
Melalui program tersebut, Tim PKM FIKK UNM berharap pengetahuan mengenai pencegahan cedera dan keterampilan psikologis tidak berhenti pada kegiatan pembekalan, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Dengan kesiapan fisik yang lebih baik, risiko cedera yang dapat ditekan, serta mental yang lebih kuat, para atlet diharapkan semakin siap menjalani latihan, menghadapi kompetisi, dan mengejar prestasi secara optimal. (**)

