MALILI,UJUNGJARI.COM–Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte memimpin langsung paripurna dengan agenda jawaban Bupati Luwu Timur terkait pandangan fraksi dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Luwu Timur tahun 2026. Paripurna berlangsung di gedung DPRD Lutim, Senin (7/9/2026).

Dalam memimpin paripurna, Ober Datte didampingi Ketua Komisi I DPRD Luwu Timur, Sukman Sadike.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Luwu Timur, Hj Puspawati Husler yang hadir memberikan jawaban Bupati atas pandangan umum seluruh fraksi. Wabup menyampaikan bahwa kelima pemandangan umum fraksi didorong rasa kebersamaan dan kerjasama yang telah terjalin selama ini dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menjawab pandangan Fraksi NasDem, Wabup menjelaskan bahwa pemerintah telah menyusun skala prioritas pembangunan sarana pendidikan melalui aplikasi Satu Data Pendidikan, sementara perbaikan SDN 209 Mantaipi masih menunggu hasil kajian struktur bangunan.

Kepada Fraksi PAN, pemkab menegaskan strategi peningkatan PAD melalui optimalisasi Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), memperluas layanan kesehatan lewat program Spesialis Juara, memperkuat sektor pertanian, membangun infrastruktur berbasis skala prioritas, serta meningkatkan pelayanan PDAM kepada Masyarakat.

Menanggapi pandangan Fraksi Golkar, Puspawati menyampaikan bahwa pemerintah terus mempercepat realisasi belanja daerah melalui monitoring dan evaluasi berkala terhadap pelaksanaan kegiatan perangkat daerah.

Terhadap Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat, pemerintah menegaskan komitmennya menjadikan pendidikan, kesehatan, serta penyediaan sarana dan prasarana sebagai prioritas utama pembangunan demi meningkatkan kualitas layanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, menjawab Fraksi PDI Perjuangan, Wabup menekankan bahwa Perubahan APBD harus menjadi momentum evaluasi kinerja perangkat daerah, penguatan pengawasan bersama DPRD dan Inspektorat, serta pemusatan anggaran pada program-program yang benar-benar mendesak dan bermanfaat bagi masyarakat.