MAKASSAR, UJUNGJARI.COM – Sejumlah pemilik lahan mendesak pihak developer perumahan subsidi Grand Viola Makassar segera menyelesaikan pembayaran atas tanah milik warga yang telah digunakan untuk pembangunan kawasan perumahan tersebut.
Desakan itu muncul setelah sejumlah pemilik lahan mengaku kecewa lantaran pembayaran tanah yang menjadi kewajiban pihak developer hingga kini belum seluruhnya diselesaikan, meski batas waktu pembayaran sebagaimana tertuang dalam perjanjian disebut telah jatuh tempo.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para pemilik lahan mengaku sebelumnya telah memberikan kepercayaan kepada pihak developer untuk menggunakan tanah mereka dalam pembangunan perumahan subsidi. Namun, kewajiban pembayaran sesuai kesepakatan belum sepenuhnya direalisasikan.
Dua di antara pemilik lahan yang mengaku masih menunggu pembayaran adalah ahli waris Ramli Kallo dan ahli waris Seddera.
Salah seorang pemilik lahan, pak Ari mengungkapkan, pembayaran yang telah diterimanya baru sebagian dari total kewajiban. Ia menyebut masih terdapat sekitar Rp1 miliar yang belum dibayarkan.
“Sudah lama jatuh tempo, direktur Viola hanya janji-janji saja. Saya baru terima pembayaran pertama Rp300 juta. Masih ada satu miliar yang belum terbayar,” ungkapnya.
Para pemilik lahan berharap pihak Grand Viola menunjukkan itikad baik dengan memberikan kepastian dan segera memenuhi kewajiban pembayaran sesuai perjanjian yang telah dibuat.
Mereka juga berharap persoalan tersebut tidak berlarut-larut dan berkembang menjadi sengketa yang lebih panjang.
Developer Pastikan Bayar Minggu Depan
Menanggapi keluhan tersebut, Owner Grand Viola Makassar, Arfan, memastikan pihaknya akan segera menyelesaikan pembayaran lahan milik kedua warga yang dimaksud.
Arfan mengatakan, dirinya telah berkomunikasi langsung dengan para pemilik lahan terkait persoalan pembayaran tersebut. Ia memastikan kewajiban itu akan diselesaikan dalam waktu dekat.
“Minggu depan kami bayarkan. Saya sudah komunikasi dengan pemilik lahan, minggu depan kami bayar,” kata Arfan kepada Ujung Jari.Com, Selasa (7/9/2026).
Pernyataan tersebut menjadi angin segar bagi para pemilik lahan yang selama ini menunggu kepastian pembayaran atas tanah mereka.
Meski demikian, pemilik lahan berharap komitmen tersebut benar-benar direalisasikan sesuai waktu yang telah disampaikan pihak Grand Viola.
Bagi pemilik lahan, persoalan tersebut pada prinsipnya hanya menyangkut pemenuhan hak sesuai kesepakatan yang telah dibuat bersama pihak developer.
Dengan adanya komitmen pembayaran dari Grand Viola Makassar, mereka berharap persoalan pembayaran lahan segera tuntas sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum maupun sengketa berkepanjangan di kemudian hari. (drw)

