SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mencatat capaian positif dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (ProSN) Tahun 2025.
Sidrap meraih skor 84,51 dan menempati peringkat pertama dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dalam penilaian ProSN 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Capaian tersebut menempatkan Sidrap di atas Kota Parepare yang memperoleh skor 82,78, disusul Kabupaten Takalar dengan skor 75,25.
Secara nasional, penilaian ProSN 2025 mencakup 546 pemerintah daerah, terdiri atas 38 provinsi, 415 kabupaten, dan 93 kota.
ProSN menjadi instrumen untuk memastikan kebijakan dan program prioritas nasional dapat diterjemahkan oleh pemerintah daerah melalui pelaksanaan program yang terukur, akuntabel, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penilaian ProSN 2025 mencakup lima agenda strategis, yakni penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan untuk semua, perluasan akses pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengatakan, capaian tersebut tidak semata-mata berbicara mengenai angka dan peringkat, tetapi menjadi refleksi kerja bersama seluruh unsur pemerintah daerah dalam menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam program pembangunan.
“Bagi Kabupaten Sidenreng Rappang, capaian ini bukan sekadar angka dan bukan pula sekadar peringkat. Ini adalah refleksi dari kerja bersama pemerintah daerah dalam menerjemahkan kebijakan nasional menjadi program yang berdampak bagi masyarakat,” kata Syaharuddin.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya sinergi antara kepemimpinan daerah, perangkat daerah, perencanaan pembangunan, penganggaran hingga pelaksanaan program prioritas nasional.
Peringkat Pertama Bukan Titik Akhir
Meski berada di posisi teratas Sulsel, Syaharuddin menilai capaian tersebut justru menjadi tantangan bagi Pemkab Sidrap untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program.
Penguatan kualitas data dan eviden kinerja, koordinasi lintas perangkat daerah, serta pencapaian outcome atau hasil nyata dari setiap program menjadi sejumlah aspek yang akan terus diperhatikan.
“Sidrap berada di posisi pertama di Sulawesi Selatan. Namun yang lebih penting, Sidrap harus terus bergerak dari capaian menuju peningkatan kualitas, dari program menuju hasil, dan dari kinerja menuju dampak nyata,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemkab Sidrap akan terus memperkuat implementasi ProSN seiring dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“ProSN kuat, sinergi meningkat, pelayanan semakin berkualitas, dan masyarakat Sidrap semakin sejahtera,” pungkasnya.
Capaian skor 84,51 dan posisi pertama tingkat Sulsel tersebut menjadi modal bagi Sidrap untuk terus memperkuat pelaksanaan program pembangunan.
Peringkat pertama bukan menjadi garis akhir, melainkan pijakan untuk memastikan program pemerintah semakin terukur dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. (Wan)

