GOWA, UJUNGJARI.COM — Kabar baik bagi para ASN (Aparatur Sipil Negara) Kahupaten Gowa. Kalau bukan malam ini, gaji ASN dibayarkan paling lambat besok, Selasa (15/9).

Ini adalah klaim dari Plh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa Firdaus dihadapan pimpinan DPRD Gowa saat melakukan klarifikasi terkait pembayaran gaji ASN guru yang disuarakan oleh PGRI Gowa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rapat klarifikasi yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Gowa Taufik Surullah didampingi Wakil Ketua III Tyna Haji Tino yang dihelat pada Senin (14/9) siang ini, Plh Sekkab Gowa meniupkan angin segar tersebut.

Pembayaran gaji ASN telah tertunda selama 14 hari sejak 1 September lalu hingga pertengahan September ini. Setelah berjalan 14 hari tak ada realisasi, maka Plh Sekkab Gowa dengan sikap optimistisnya menegaskan gaji ASN bisa cair malam ini atau paling lambat Selasa (15/9) besok jika 63 SKPD/unit kerja memasukkan SPM-nya ke BPKD.

Dikatakan Firdaus, dirinya yakin sebab per sore tadi sudah ada 49 SKPD atau unit kerja dari 63 SKPD/unit kerja memasukan SPM-nya ke BPKD. Tersisa 14 SKPD lagi ditunggu.

Dalam rapat klarifikasi atas tiga poin aspirasi PGRI Gowa tersebut yakni soal gaji ASN guru, Infaq dan absensi guru saat libur sekolah. Atas tiga poin itu, DPRD menghadirkan Plh Sekkab Gowa Firdaus, Kabag Kesra Setkab Gowa Mardani Hamdan, Ketua BAZNAS Gowa Abbas Alauddin serta Kepala Dinas Pendidikan Taufiq Mursad.

Untuk aspirasi terkait gaji ASN guru yang belum dibayarkan oleh Pemkab Gowa, Plh Sekkab Gowa Firdaus mengklaim bahwa gaji seluruh ASN di Gowa termasuk gaji anggota DPRD Gowa sudah bisa dibayarkan.

Klaimnya itu beralasan sebab kata Firdaus saat ini Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Gowa telah melakukan proses penginputan SPM (surat perintah membayar) dari 49 SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) atau unit kerja lingkup Pemkab Gowa yang telah masuk dan BPKD sisa membuat SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) ke kas daerah.

“Tadi siang laporan dari BPKD baru 14 SKPD/unit kerja yang memasukkan SPM nya ke BPKD. Tapi sore ini disaat rapat klarifikasi berlangsung saya kembali dilapori bahwa sudah 49 SKPD/unit kerja yang masuk SPM-nya ke badan keuangan. Jadi masih ada 14 SKPD/unit kerja lagi kita tunggu SPM-nya. Semoga malam ini bisa rampung semua. Dan jika sudah rampung maka kami sudah bisa meminta kepada Bank Sulsel untuk mengklik pencairan. Yah jika rampung malam ini maka malam ini juga cair tapi jika belum, maka paling lambat besok cair. Yang jelas sisa 14 SKPD kita tunggu. Kalau pun yang 14 ini belum masuk, kita upayakan koordinasi ke BPKD lagi apa bisa dilakukan pembayaran tidak secara kolektif atau secara kolektif. Kalau bisa tanpa kolektif maka meski yang 14 itu belum masuk, kita sudah bisa klik pencairan, ” tandas Firdaus.

Dikatakan Firdaus, sejak menerima SK Plh sebagai pengganti jabatan Plt, dirinya selaku pejabat yang ditunjuk telah melakukan upaya-upaya agar pencairan bisa segera dilakukan.

Firdaus mengaku paham dengan berbagai desakan dari para ASN termasuk ASN guru yang diperjuangkan melalui aspirasi PGRI Gowa.

“Sejak hari Jumat lalu, kita perintahkan semua bendahara gaji membuat SPM gaji dan hari Senin hari ini sudah harus masuk. Alhamdulillah yang masuk sore ini sudah 49 SKPD dari 63 SKPD/unit kerja yang sudah memasukkannya. Jadi kita tinggal menunggu 14 lagi. Kita lihat saja dari 14 SKPD itu apakah memasukkan SPM-nya tidak? Karena biar kita mau terbitkan SP2D-nya kalau dia tidak memasukkan SPM-nya, pasti molor. Tapi kami akan koordinasikan kembali dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan, apakah yang 49 SKPD ini bisa didorong ke kas daerah atau bagaimana? Kalau misalnya bisa didorong ke Kasda, berarti 49 ini bisa dicairkan malam ini juga. SP2D-nya sudah ditandatangan, ” terang Plh Sekkab Gowa kepada sejumlah media sebelum meninggalkan ruangan rapat DPRD Gowa.

Pembayaran gaji ini juga termasuk gaji anggota DPRD Gowa. Namun terkhusus DPRD kata Firdaus, belum diproses karena mungkin masih mempertimbangkan dukungan Surat Keputusan untuk penguatan Sekretaris DPRD.

Demikian halnya tenaga Outsourcing, kata Plh Sekkab, juga belum. Sebab tenaga Outsourcing masuk dalam belanja barang dan jasa. Sementara yang akan diprioritas dulu adalah belanja pegawai.

“Iya, kalau Outsourcing itu kan pihak ketiga. Kita dahulukan dulu belanja pegawai ini baru belanja barang dan jasa. Jadi yang akan dibayarkan gajinya adalah ASN, termasuk PPPK paruh waktu dan penuh waktu. Jadi total jumlah keseluruhan ASN kita itu sebanyak 10.992 orang, termasuk didalamnya adalah ASN tenaga teknis, PPPK, ASN guru, Nakes. Soal berapa besaran gaji ASN yang akan kita bayarkan, saya belum tahu pasti. Saya harus tanya dulu Kepala Badan Pengelola Kuangan berapa jumlah totalnya karena gaji ini kan bervariasi semua, ” papar Firdaus.

Ditanya apa kendala selama ini sehingga gaji tertunda-tunda dibayarkan, menurut Firdaus karena pergantian pimpinan SKPD.

“Biasanya kan ada penyusutan. Penyusutan akun, penyusutan nama-nama pejabat yang berganti. Kemudian ada hal-hal teknis itu yang harus kita lengkapi semua. Karena itu, kita tidak bisa terburu-buru. Persoalannya kan pada dampak hukumnya yang kita khawatirkan. Makanya kita biasa konsultasikan apa semua dengan teman-teman. Bagaimana ini supaya kita aman, semua juga aman. Seperti itu. Kenapa saya katakan bisa ada dampak hukumnya karena kewenangan Plh itu terbatas. Tidak bisa menangani yang strategis, hanya yang rutin saja bisa. Rutin yang dimaksud itu adalah gaji, TPP. Tapi meski demikian, kita butuh penguatan-penguatan keputusan kepala daerah. Seperti itu. Sehingga kita ada kehati-hatian dari dampak hukumnya, ” kata Firdaus.

Ditanya terkait adanya pemberhentian sementara kepada Kabid Anggaran Emil Wiradinata dan Kabid Perbendaharaan Yaser oleh Bupati Gowa dan kemudian ditunjuk pengganti yakni Plh Kabid Anggaran Daprianto dan Plh Kabid Perbendaharaan Makmun Natsir, diakui Firdaus tidak akan menjadi hambatan sebab semuanya telah berjalan sesuai proporsinya.

Didalam proses pencairan itu ada tiga pihak penting yang harus bertanggung jawab yakni Kabid Anggaran, Kabid Perbendaharaan dan Kaban PKD. Setelah ketiga orang ini tanda tangan kemudian Bupati Gowa juga bertandatangan.

Sementara itu, informasi terkini yang diperoleh ujungjari.com, per pukul 22.24 Wita malam ini, sudah ada sebagian ASN telah menerima gaji melalui rekening. Notif rekening ASN berbunyi pada pukul 18.00 Wita tepat Maghrib.

Salah seorang ASN dari Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Gowa membenarkan jika gaji sudah masuk.

“Iya, tadi pas maghrib sekitar jam 18.00 Wita, notif bank masuk di hape saya. Alhamdulillah. Yang terbayar kayaknya baru ASN (PNS dan PPPK penuh waktu) kalau PPPK paruh waktu kayaknya belum. Yaa informasi ini berdasarkan mereka yang menerima,” kata Widiah Restuti, Sekdis Kominfo SP Gowa. –