MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Pasar Pabaeng Baeng bakal punya wajah berbeda pada November mendatang. Selama dua hari, kawasan pasar rakyat tersebut akan berubah menjadi ruang festival yang memadukan hiburan, pembinaan pedagang, edukasi, hingga layanan kesehatan gratis.
Festival Pasar Rakyat akan digelar Adira Finance bersama Sokoguru Media UMKM Indonesia pada 7-8 November 2026. Bukan sekadar menghadirkan keramaian, kegiatan ini dirancang untuk mendorong pasar rakyat kembali menjadi pilihan utama masyarakat sekaligus membantu pedagang meningkatkan kualitas usahanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai pemilihan Pasar Pabaeng Baeng sebagai lokasi festival menjadi peluang untuk kembali menggairahkan aktivitas perdagangan di pasar.
“Kami sangat mengapresiasi rencana kerja sama ini. Insyaallah Pasar Pabaeng Baeng nantinya akan disulap menjadi tempat Festival Pasar Rakyat yang megah dan tentunya memberikan dampak positif bagi pedagang dan masyarakat,” kata Ali saat menerima kunjungan CEO Sokoguru Media UMKM Indonesia, Nuari Hadian, bersama timnya.
Ali juga menyampaikan apresiasi kepada Adira Finance dan Sokoguru karena memilih Pabaeng Baeng sebagai salah satu lokasi pelaksanaan program tersebut.
“Terima kasih yang tak terhingga. Semoga ini berjalan dengan baik dan lancar di bulan November nanti,” ujarnya.
Usai pertemuan, rombongan meninjau langsung kawasan Pasar Pabaeng Baeng Timur yang akan menjadi lokasi kegiatan. Ali didampingi sejumlah pejabat Perumda Pasar Makassar, di antaranya Kabag Umum, Kabag Kerja Sama, dan Kabag Perencanaan.
CEO Sokoguru Media UMKM Indonesia, Nuari Hadian, menjelaskan Festival Pasar Rakyat merupakan bagian dari program CSR bersama Adira Finance yang mengusung semangat menghidupkan kembali pasar tradisional.
“Ini sebenarnya kampanye CSR kami dengan Adira untuk membangun kembali semangat pasar rakyat menjadi ramai kembali,” kata Nuari.
Program tersebut memasuki tahun ketiga. Setelah sebelumnya digelar di sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera, tahun ini kegiatan menyasar tiga kota di Sulawesi, yakni Gorontalo, Makassar, dan Palu.
Untuk Makassar, Pasar Pabaeng Baeng dipilih sebagai lokasi kegiatan pada 7-8 November.
Namun, festival bukan satu-satunya agenda. Sebelum puncak acara, sebanyak 36 pedagang akan mendapat pembinaan dan pendampingan selama tiga bulan.
Para pedagang akan memperoleh pelatihan secara gratis, mulai dari literasi keuangan, pola pikir kewirausahaan, digitalisasi usaha hingga cara mengelola bisnis secara lebih sehat. Mereka juga difasilitasi sertifikasi halal gratis.
Pedagang juga akan diperkenalkan dengan pemanfaatan WhatsApp Business sebagai sarana memperluas pemasaran.
“Walaupun mereka punya lapak di pasar, ketika siang hari mereka bisa berjualan secara online. Itu yang kita harapkan,” jelas Nuari.
Menurutnya, pengelolaan keuangan menjadi salah satu persoalan yang masih dihadapi pelaku usaha pasar. Tidak sedikit pedagang yang masih mencampur uang usaha dengan kebutuhan pribadi.
Melalui program Sahabat Pasar Adira, persoalan tersebut akan dibenahi melalui pendampingan yang mencakup literasi keuangan, mindset usaha, digitalisasi, hingga strategi berdagang.
Perhatian program tidak hanya diarahkan kepada pedagang. Fasilitas yang digunakan pengunjung juga akan disentuh.
Adira Finance dan Sokoguru menyiapkan bantuan revitalisasi sejumlah fasilitas umum di Pasar Pabaeng Baeng, termasuk toilet dan musala.
Selain itu, kawasan pasar akan dipercantik melalui pengecatan tembok dan mural serta dilengkapi tempat sampah terpilah. Zonasi pedagang juga akan dipasang agar aktivitas di dalam pasar lebih tertata.
“Kita ingin bagaimana pengunjung juga datang ke pasar itu nyaman. Dua fasilitas itu yang akan kita berikan bantuan, yaitu toilet dan musala,” ujar Nuari.
Setelah rangkaian pembinaan pedagang berjalan, Festival Pasar Rakyat akan menjadi puncak kegiatan.
Selama dua hari, masyarakat akan disuguhi panggung hiburan, games, berbagai lomba, olahraga dan pameran. Ada pula kerja bakti membersihkan pasar serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi pedagang.
Kegiatan turut diisi edukasi safety riding, edukasi kesehatan, kampanye lingkungan bertajuk “Sayangi Bumiku”, serta pameran inklusi keuangan.
Yang tak kalah menarik, anak-anak sekolah di sekitar pasar juga akan dilibatkan melalui program Generasi Anak Sayang Pasar.
Mereka akan diajak mengenal lebih dekat kehidupan pasar rakyat melalui storytelling, berbelanja langsung di pasar dan mengikuti lomba mewarnai.
“Kita melihat anak-anak sekarang sudah tidak sama sekali menyentuh pasar. Kita bikin kampanye kecil supaya generasi sekarang juga tetap mengenal pasar,” tutur Nuari.
Nuari mengatakan festival juga akan membawa pesan keberlanjutan. Salah satunya melalui penampilan dengan kostum berbahan daur ulang.
“Jadi kegiatan ini benar-benar kita rancang secara bersinergi semuanya,” katanya.
Lewat seluruh rangkaian tersebut, Adira Finance dan Sokoguru berharap geliat Pasar Pabaeng Baeng tidak hanya terasa selama festival. Lebih jauh, program ini diharapkan mampu meninggalkan ekosistem pasar yang lebih tertata, nyaman dan pedagang yang semakin siap menghadapi perubahan perilaku konsumen.
“Kami mengusung tagline Sahabat Pasar Adira. Jadi nantikan kami dan jangan lewati keseruan ini,” pungkas Nuari. (rhm)

