NUHA,UJUNHGJARI.COM — Udara pagi di Kecamatan Nuha, Luwu Timur, Minggu (27/9/2026), terasa berbeda. Akhir pekan yang biasanya dimanfaatkan sebagian orang untuk beristirahat justru menjadi momentum bagi Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, untuk memadukan dua agenda penting: meninjau pembenahan ruang publik dan mempererat kebersamaan dengan pimpinan instansi vertikal di atas cantiknya jernih air Danau Matano.

Didampingi jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)—seperti Kepala Dinas Parmudora Muhammad Safaat DP, Kepala Bapperida Kamal Rasyid, hingga Camat Nuha Arief Fadillah Amier—Bupati Irwan mengawali agenda Kunker dengan menyisir beberapa infrastruktur warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mentransformasi Lapangan Benteng Jadi Ruang Publik Modern

Titik peninjauan utama berpusat di Lapangan Benteng, Desa Nikkel. Di lokasi ini, Bupati Irwan tidak sekadar melintas, melainkan turun langsung mengamati setiap sudut lapangan beserta lingkungan sekitarnya.

Ia memproyeksikan Lapangan Benteng tak hanya menjadi arena olahraga biasa, melainkan pusat interaksi warga yang representatif, hijau, dan tertata rapi.

“Segera buatkan desainnya, agar cepat dibenahi,” ujar Bupati Irwan memberikan instruksi tegas kepada Dinas Parmudora.

Bukan sekadar wacana, perencanaan konkret pun langsung dipatok. Di antaranya mengubah lapangan sepak bola tradisional menggunakan sistem rumput sintetis dan pembangunan jogging track yang nyaman di sekeliling area.

Selain itu juga akan dibuat trotoar dan pembenahan drainase/saluran air besar di seberang jalan agar estetika kawasan tetap terjaga.

Bagi Bupati Irwan, keindahan ruang publik sangat ditentukan oleh kerapian elemen pendukung di sekitarnya. Kebersihan saluran air dan kenyamanan jalur pejalan kaki menjadi poin yang tak lepas dari pengawasannya.

Diplomasi Santai di Atas Perairan Danau Matano

Usai merampungkan inspeksi fisik di Desa Nikkel, ritme kegiatan bergeser ke arah yang lebih hangat. Rombongan menuju Matano Yacht Club, lokasi yang menjadi tempat bertemunya jajaran pemerintah daerah dengan jajaran Forkopimda.

Di atas rakit (raft) yang melaju pelan membelah kejernihan Danau Matano, Bupati Irwan menikmati sarapan pagi bersama Kapolres Luwu Timur AKBP Irwan Kurnadi, Kapolres Luwu Utara AKBP Ario Putranto TM, serta Dandim 1403 Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro.

Sambil menikmati sajian pagi di tengah bentangan alam purba Danau Matano yang memesona, perbincangan mengalir santai. Momen ini menjadi potret harmonisnya komunikasi antar pimpinan daerah di Sulawesi Selatan—sebuah paduan antara komitmen pembangunan infrastruktur dan upaya menjaga kondusivitas wilayah lewat kebersamaan.