GOWA, UJUNGJARI.COM — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Gowa Emy Pratiwi Luthfy menegaskan keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel dan bertanggung jawab.
Emy mengatakan, masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi mengenai kebijakan, program dan hasil pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Hak ini harus didukung dengan pelayanan informasi yang mudah diakses, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“PPID memiliki peran strategis dalam memastikan terpenuhinya hak masyarakat atas informasi publik. Pengelolaan PPID yang baik akan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” kata Emy saat melakukan virtual Monev (monitoring dan evaluasi) kepada para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Gowa untuk tahun 2026 di Peace Room kantor Bupati Gowa pada Kamis (22/10).
Dijelaskannya, Monev ini bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan informasi publik di lingkup Pemkab Gowa, sekaligus memperkuat kapasitas admin PPID dalam memberikan pelayanan yang terbuka, responsif dan akuntabel.
Dikatakan Emy, setiap perangkat daerah dan pemerintah kecamatan perlu memastikan informasi dan dokumen yang dikuasai dikelola secara tertib, diperbarui secara berkala serta dapat diakses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Monev ini menjadi kesempatan untuk menilai kinerja pengelolaan PPID, mengidentifikasi kendala dan merumuskan langkah perbaikan. Evaluasi mencakup kelengkapan informasi publik, pengelolaan dokumen, pemanfaatan website PPID, serta kualitas dan kecepatan pelayanan permohonan informasi,” jelasnya.
Emy menegaskan keberhasilan pelayanan informasi publik tidak hanya bergantung pada admin PPID tapi membutuhkan komitmen pimpinan dan keterlibatan seluruh unit kerja.
“Admin PPID perlu didukung dengan ketersediaan data dan dokumen, koordinasi antarbidang serta pembagian tanggung jawab yang jelas. Ketika data tersedia dan koordinasi berjalan baik, pelayanan informasi kepada masyarakat akan lebih cepat, tepat dan akuntabel,” tambah Kadis KominfoSP Gowa.
Emy pun menekankan akan terus melakukan pembinaan, pendampingan dan evaluasi terhadap PPID pelaksana agar berbagai kekurangan dapat segera ditangani dan peningkatan kinerja berlangsung secara berkelanjutan.
Sementara Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfostan Kabupaten Gowa Dhyni Widyaswari Dwiputri, mengatakan kegiatan virtual ini diikuti 56 peserta yang merupakan admin PPID pelaksana dari perwakilan SKPD dan kecamatan lingkup Pemkab Gowa.
Para PPID ini jelas Dhyni, diarahkan untuk meningkatkan pemahaman perangkat daerah mengenai pengelolaan dan pemanfaatan website PPID sebagai sarana pelayanan informasi publik.
“Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antar-PPID pelaksana dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik di Kabupaten Gowa. Karena itu para admin PPID diharapkan memahami standar pelayanan informasi yang responsif dan akuntabel. Juga mengoptimalkan pemanfaatan website PPID serta tersedia bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik,” jelas Dhyni.
Selain dari pihak DiskominfoSP, monev ini juga menghadirkan pemateri lainnya seperti Wakil Ketua Komisi Informasi Sulsel Herman, Ketua Tim Pokja PPID Sulsel Nurul Khaeriah serta Widiah Restuti Hasan selaku Sekdis KominfoSP Gowa. –

