GOWA, UJUNGJARI.COM — Meski ditengah keterpurukan anggaran akibat Pemkab Gowa tak punya anggaran perubahan 2026, namun Pemkab Gowa akan tetap menyelenggarakan event besar Beautiful Malino yang sudah memasuki tahun ke-VII pelaksanaannya.
Rencana pelaksanaan BM ini disampaikan Bupati Gowa Darmawangsyah Muin usai menyerahkan bantuan susu dari Kementerian PPA di Kecamatan Bontomarannu pada Rabu (4/11) siang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepada sejumlah media di lobi kantor Camat Bontomarannu, Bupati Gowa memastikan event destinasi wisata Beautiful Malino tetap akan digelar, meski sudah lewat dari waktu protap pelaksanaan yakni 14 Juli berdasarkan kalender nasional Kharisma Event Nusantara (KEN).
Dikatakan DM (sapaan akrab Darmawangsyah), persiapan BM kini digencarkan mengingat estimasi waktu yang kasip. Sebab pelaksanaannya akan dilakukan dalam suasana Hari Jadi Gowa (HJG) ke -706 yang jatuh pada 17 November 2026.
Diakui bupati bahwa BM ini terpaksa harus dilakukan menjelang akhir November disebabkan tidak ada lagi waktu yang pas untuk momennya.
Semula hendak digelar pada 14, 15,16 November namun pada 14 November itu masih berlangsung Porprov XVIII di Kabupaten Bone dan Wajo. Sedang pada 16-17 November adalah momen HJG dan pada kisaran 29 November akan berlangsung kegiatan besar fun di Polresta Gowa.
“Karena itu target pelaksanaan Beautiful Malino akan kita laksanakan di tanggal 20, 21, 22 November. Anggarannya yaa berdasarkan anggaran proposal bersama. Jadi kita akan melakukan penganggaran bersama dengan pelibatan berbagai pihak. Istilahnya kita mengumpulkan CSR dan sumbangan-sumbangan dari pihak-pihak ketiga. Awalnya anggaran BM kita harapkan dari anggaran perubahan tapi anggaran itu tidak ada, maka kita akan maksimalkan yang ada, ” jelas Bupati Gowa.
DM pun berharap, meski anggarannya sangat kecil, namun dirinya optimis event nasional ini bisa dilaksanakan.
“Full Beautiful Malino kita serahkan ke EO. Kita punya anggaran melalui Dinas Pariwisata kurang lebih Rp350 juta, nah itu saja yang kita maksimalkan. Selain itu, kita mengumpulkan anggaran dari pihak-pihak yang tidak mengikat juga. Harapan kami meski di tengah keterbatasan anggaran, kita tetap berupaya membahagiakan masyarakat kita yang sudah lama menunggu event BM dilaksanakan. Yang jelas untuk November ini memang sangat kasip karena ada Porprov lalu ada Hari Jadi Gowa. Setelah itu kita lanjut BM pada tanggal 20, 21, 22 November, ” tandas DM.
Saat ini persiapan-persiapan terus berjalan. Koordinasinya ke pemerintah daerah terus dilakukan, juga izin-izin pelaksanaannya sementara dipersiapkan.
“Insha Allah BM tahun ini kita upayakan semeriah mungkin dan maksimal demi melayani keinginan masyarakat kita. Tentang bagaimana konsepnya, melalui panitia BM saja, ” kata Bupati Gowa.
Sekadar diketahui event Beautiful Malino yang dirintis pada pemerintahan Adnan-Karaeng Kio dua periode telah berjalan empat tahun. BM pertama dimulai pada 2017 kemudian 2018. Pada 2019 hingga 2021 dihentikan karena adanya wabah Pandemi Covid-19. Kemudian event kembali digelar pada 2022, 2023, 2024, 2025 (dilakukan selama lima hari) dan 2026 namun molor dari jadwal KEN yakni 14, 15, 16 Juli. –

