MATARAM,UJUNGJARI.COM — Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 3–4 November. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat komitmen Australia dalam mendukung berbagai prioritas pembangunan di wilayah tersebut.
Dalam agendanya, Dubes Brazier bertemu langsung dengan Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal. Keduanya menghadiri peluncuran Dashboard Eksekutif NTB yang didukung program SKALA, serta meresmikan Australia-NTB Partnership Showcase. Forum ini mempertemukan berbagai program dukungan Australia, peneliti, akademisi universitas, alumni, hingga mitra pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Australia dan NTB memiliki kemitraan yang kuat yang dibangun atas kerja sama nyata dan prioritas bersama. Bersama-sama, kita memperkuat masyarakat dan menciptakan peluang untuk masa depan yang lebih sejahtera dan tangguh di seluruh provinsi ini,” ujar Dubes Brazier.
Selama berada di Lombok, Dubes Brazier meninjau Pusat Riset Budidaya Laut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Lombok Utara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kolaborasi riset bilateral yang difasilitasi melalui program Kemitraan Australia-Indonesia di Sektor Pengetahuan (KONEKSI).
Selain riset bahari, kunjungan ini melingkupi peninjauan sejumlah inisiatif strategis seperti program INOVASI untuk peningkatan kualitas pembelajaran numerasi dasar, program INKLUSI yang fokus pada perlindungan anak dan pencegahan perkawinan anak, serta program SIAP SIAGA yang bergerak di bidang kesiapsiagaan dan ketangguhan bencana berbasis masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup di Universitas Mataram (UNRAM). Di hadapan civitas akademika dan mahasiswa, Dubes Brazier menyampaikan kuliah umum mengenai peran vital pendidikan dan riset dalam memacu pertumbuhan kawasan. Beliau juga menggelar resepsi khusus bersama alumni perguruan tinggi Australia di Mataram guna mempererat hubungan antar-masyarakat (people-to-people links) kedua negara.

