ikut bergabung

KPK Pantau Pajak Online Ratusan Warung Makan di Pangkep 

Sulsel

KPK Pantau Pajak Online Ratusan Warung Makan di Pangkep 

PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Pemkab Pangkep saat ini sudah mulai menerapkan pajak restauran dan warung makan secara online dengan menggunakan alat perekam pajak pendapatan daerah.

Penggunaan alat ini selain terhubung dengan pihak petugas di Bapenda juga terpantau langsung KPK.

Pihak Bapenda sudah mengikuti rapat monitoring dan evaluasi dengan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) di Pare-pare, Kamis (12/9).

Hal ini diakui Plt. Badan Pendapatan Daerah Pangkep, Dra. Hasma Rappung.

Tahun ini, kata Hasma beberapa warung makan telah menerapkan pembayaran pajak kepada setiap pembelinya.

Tahun ini untuk memonitor pelaksanaan pembayaran pajak secara maksimal, pihak Bapenda akan menambah lagi alat sebanyak 20 unit.

Setiap transaksi di warung akan dikenakan pajak 10 persen secara langsung. “Bukan pemilik warung yang dikenakan tapi konsumennya,” ujar Hasma.

Transaksi itu dipantau secara terbuka dan bisa dilihat melalui alat yang mirip tv mini itu.

Adlinsyah Malik Nasution, koordinator Wilayah VII Koordinasi dan Suvervisi KPK menjelaskan jika alat pajak online itu harus diterapkan sesuai kriteria yang ada. Minimal pendapatan Rp 1 juta baru dikenakan pajak.

“Kita lihat juga kondisinya. Tapi pemilik warung atau restauran harus sadar dan terbuka terhadap pendapatannya,” jelasnya.

Diwilayah Kabupaten Pangkep diperkirakan jumlah warung makan mencapai sekitar 150 buah dan jika benar-benar hal ini diterapkan maka upaya meningkatkan pembayaran pajak melalui restauran dan warung makan bisa tercapai. (udi)

Komentar Anda

www.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa PPOB dll
Comments

Berita lainnya Sulsel

To Top