-
GOWA, UJUNGJARI.COM — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berhasil menerima ijazah setelah mengikuti Program Pemantapan Pimpinan Daerah (P3DA) angkatan X Tahun 2019 yang digelar Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas RI).
Bupati Adnan yang didampingi sang istri Priska Paramita Adnan, menerima ijazah langsung dari Gubernur Lemhanas RI Letnan Jenderal Agus Widjojo pada acara penutupan yang digelar di Gedung Lemhanas RI, Jakarta, Rabu (20/11/2019) kemarin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulilah tuntas sudah mengikuti pendidikan Lemhanas selama dua bulan lebih. Sungguh seluruh materi pelajaran yang didapatkan sangat luar biasa,” kata Bupati Adnan usai mengikuti kegiatan.
Ia pun berharap, agar seluruh kepala daerah memiliki kesempatan untuk bisa menimba ilmu khususnya pada pendidikan Lemhanas. Tujuannya agar terbangun komitmen yang kuat dalam membangun bangsa dan negara.
Sebelum digelar penutupan, Bupati Adnan juga mengikuti Malam Pengantar Tugas sebagai rangkaian dari Penataran Istri dan Suami Peserta P3DA X Lemhanas Republik Indonesia 2019. Malam Pengantar Tugas ini merupakan tanda akan berakhirnya pendidikan Lemhanas.
Dalam pertemuan akhir tersebut, para peserta Lemhanas pun bersepakat tidak ikut studi luar negeri yang menjadi bagian dari kegiatan Lemhanas tersebut.
Terkait penundaan kegiatan kunjunhan studi itu, Adnan sangat bersyukur lantara di akhir November ini selama meninggalkan tugas mengikuti Lemhanas, setumpuk tugas-tugasnya menanti.
“Alhamdulillah kegiatan kunjungan ditunda dulu sehingga saya bisa menyelesaikan dulu beberapa tugas utama yang harus dijalankan sebagai kepala daerah. Antara lain menetapkan APBD TA 2020 dengan target paling lambat 30 November ini. Penundaan itu juga karena beberapa daerah yang kepala daerahnya juga ikut sebagai peserta Lemhanas akan menggelar perayaan hari jadi sehingga senat dan lembaga sepakat untuk menunda kunjungan ke luar negeri ini,” katanya.
Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Gowa Priska Paramita Adnan mengaku sangat bahagia dengan apa yang telah diraih suaminya, Adnan Purichta Ichsan.
“Allhamdulilah wasyukurilah tuntas sudah pendidikan Lemhanas yang diikuti bapak Bupati Gowa selama dua bulan ini. Semoga ilmu-ilmu yang didapatkan dalam pendidikan ini dapat diimplementasikan dengan baik di masyarakat maupun dalam lingkungan keluarga,” kata Priska.
Priska pun mengaku selama mengikuti Penataran Istri dan Suami program Lemhanas, dirinya senahai salah satu peserta selain mendapat wawasan baru dalam hal mendampingi suami/istri saat bertugas juga dapat melahirkan teman-teman baru.
“Kami terima materi selama sepekan mulai 12 hingga 20 November 2019 tapi bisa melahirkan silaturahmi yang baik, kami sudah seperti saudara. Semuanya kompak,” aku Priska.
Ia mengatakan, peran istri adalah untuk mendorong agar suami lebih berdedikasi dan berambisi dalam bekerja. Seringkali istri bertindak sebagai cermin, pengingat suami yang senantiasa memotivasi dalam menapaki tangga kebaikan. Mendampingi dalam keadaan susah maupun senang.
Sementara, peran suami adalah sebagai pemimpin dan pelindung dalam keluarga memiliki tanggungjawab dalam menjaga dan memelihara keluarganya.
“Banyak sekali pelajaran yang bisa saya petik dalam penataran suami/istri dalam lemhanas,” terangnya.

P3DA yang digelar Lemhanas RI bertujuan untuk memantapkan pimpinan daerah yang berintegritas, berkarakter, berwawasan kebangsaan, berpikir strategis serta terampil dalam memecahkan masalah pembangunan nasional di tingkat daerah.
Selain itu, P3DA juga bertujuan untuk menciptakan pimpinan daerah yang terampil memecahkan masalah di daerah dan mampu memberikan saran kepada pemerintah daerah tingkat satu tentang kebijakan publik dan terkait nilai-nilai berkebangsaan.
Kegiatan ini berlangsung selama dua bulan, yaitu sejak 24 September 2019 hingga 20 November 2019. (saribulan)

