MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Sudah dua tahun lamanya, proyek pembangunan Puskesmas Batua, yang berada di Jalan Abullah Dg Sirua, Kota Makassar, hingga saat ini masih terbengkalai dan tak kunjung tuntas pembangunannya.
Proyek tersebut dibangun sejak 2018 lalu, oleh rekanan PT Sultana Nugraha menggunakan APBD sebesar Rp25,5 miliar tahun 2018 melalui Dinas Kesehatan Kota Makassar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melihat kondisi bangunan Puskesmas Batua saat ini, memantik reaksi serta sorotan tajam dari lembaga penggiat antikorupsi CLAT (Celebes Law And Transperency).
Ketua CLAT Irvan Sabang mengatakan bahwa proyek pembangunan gedung Puskesmas Batua, terbengkalai, lantaran pembangunannya belum rampung dikerjakan hingga saat ini.
“Bila melihat fakta kondisi bangunan Puskemas tersebut. Tentu saja akan jadi perhatian publik, karena diduga bermasalah,” ujar Irvan Sabang, Minggu (22/3/2020).
Setelah bidang investigasi dan advokasi CLAT melakukan investigasi terhadap progres hasil pekerjaan proyek pembangunan gedung di Puskesmas Batua. Ditemukan fakta jika kondisi fisik bangunan Puskesmas Batua itu hasilnya jauh dari apa yang diharapkan oleh pemerintah dan masyarakat.
“Tidak masuk akal. Masa anggaran proyek sampai puluhan miliar. Baru kualitas dan hasil pekerjaannya seperti itu,” tukas Irvan Sabang.
Irvan menilai kalau proyek pembangunan Puskesmas tersebut, diduga dikerjakan asal-asalan. Serta diduga kuat terjadi penyimpangan pada proyek tersebut.
“Maka dari itu, kami dari Celebes Law And Transparency, meminta Ditreskrimsus Polda Sulsel turun mengusut proyek pembangunan Puskesmas tersebut,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Ditreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Agustinus Berlianto Pangaribuan, terkait adanya informasi dugaan penyimpangan proyek pembangunan Puskesmas Batua tersebut. Pihaknya sangat merespon jika ada informasi atau laporan aduan dari masyarakat.
“Nanti kita akan cari tahu dan mengecek langsung kebenarannya,” tandas Agustinus.
Sebab Ia tak ingin berspekulasi dan berkomentar terlalu jauh, sebelum memastikan dengan fakta yang ada di lapangan. Namun dirinya tak menampik jika pihaknya, akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.(mat)

