MAKASSAR, UJUNGJARI–Sekretaris Provinsi Sulsel, Andi Abdul Hayat Gani, angkat bicara terkait kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Pengelolaan DAK Reguler Sub Bidang SLB Tahun Anggaran 2020 yang digelar Dinas Pendidikan Sulsel di Hotel Grand Imawan, Kamis (11/06/2020) malam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Andi Abdul Hayat Gani menegaskan, dirinya belum memberikan petunjuk kepada ASN untuk melakukan kegiatan bimtek di hotel.
Menurut dia, kalau pun ada kegiatan yang terpaksa dilakukan harus mematuhi aturan protokol kesehatan yang ketat.
Terpisah, Direktur Lembaga Antikorupsi Sulsel (LAKSUS) Muh Ansar, Jumat (12/06/2020) siang, mengaku sangat menyayangkan sikap Disdik yang dia nilai tidak memberikan teladan yang baik kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang sedang melanda Sulsel.
“Toleransinya dimana ?.Sekolah saja diliburkan secara nasional. Kok ini hanya kegiatan bimtek digelar di hotel, saat pandemi seperti ini. Kenapa tidak diselenggarakan secara online saja. Kami meminta agar para Pejabat OPD Disdik Sulsel dievaluasi. Ini menyangkut soal edukasi serta etika,” tegas Muh Ansar.
Muh Ansar juga mempertanyakan soal urgensi dari kegiatan tersebut. “Kami akan segera menurunkan tim investigasi,” tukasnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan dari undangan bimtek yang beredar kegiatan digelar dari tanggal 11 hingga Sabtu 13 Juni 2020 di Hotel Grand Imawan, Jalan Pengayoman.
Ada enam poin persyaratan yang tertera. Diantaranya, peserta bimtek wajib membawa SPPD, membawa proposal Anggaran tahun 2020 dan proposal anggaran 2021, membawa stempel sekolah, dan materai 6.000 empat lembar.
Sedangkan poin lima himbaun agar peserta membawa masker. (*)

