ikut bergabung

Gegara Orangtua Lalai, Nyawa Bocah 3 Tahun Ini Tak Tertolong

Sulsel

Gegara Orangtua Lalai, Nyawa Bocah 3 Tahun Ini Tak Tertolong

SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Ini pelajaran bagi semua orangtua, terutama kaum ibu-ibu yang memiliki anak masih Balita (Bawah Lima Tahun).

Pasalnya, kasus anak hanyut dan tewas tenggelam terbawa arus sungai dialami seorang bocah di Baranti, Sidrap bernama Haikal yang masih berumur 3 tahun.

Tepatnya, di TKP di Dusun Simpo Desa Passeno Kecamatan Baranti Kabupaten Sidrap, Sabtu (31/10/2020).

Insiden tewasnya bocah ini berawal dari adanya penemuan Mayat oleh warga setempat.

Kronologisnya berawal Sabtu siang tadi, sekitar jam 14.30 wita, dimana dua warga bernama Lukman dan La Cimmang datang ke Polsek Baranti melaporkan bahwa telah tenggelam seorang bocah lelaki di pinggir sungai jalan Poros Pinrang-Rappang, tepatnya di Dusun Simpo, Desa Passeno.

Dari informasi ini, Polisi bersama warga yang dipimpin Kapolsek terjun kelokasi kejadian dan melakukan pencarian disekitar area sungai yang hanya lebarnya 3 meter saja dan kedalaman 1 meter lebih.

Mayat bocah baru ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi jualan ibu korban bernama Susi (34 tahun).

Menurut penuturan ibu korban Haikal kepada Polisi mengatakan dirinya tak menyangka akan kepergian anaknya untuk selama-lamanya.

Ceritanya berawal saat ibunya mengajak korban Haikal ke tempat Lapak jualannya ditempat biasa di TKP yang dekat sungai Petugas tersebut.

Saat itu, ibu Susi sedang sibuk melayani pembeli yang singgah di warung miliknya. Pada saat itu korban bermain sendiri di dekat sungai dan jatuh terpeleset masuk ke dasar sungai dan diketahui korban tidak bisa berenang.

Sementara ibu korban sama sekali tak memperhatikan anaknya hanyut itu.

Kapolsek Baranti AKP Sudirman,SH,MH mengatakan korban baru ditemukan setengah kilometer dari TKP setelah personilnya brsama Petugas Pintu Irigasi Pengairan serta warga setempat menutup pintu air yang mengalir deras itu.

“Alhamdulillah, korban berhasil kami temukan setelah pencarian dan menutup pintu irigasi. Ada jarak 500 meter tubuh korban hanyut dari TKP. Dan sekarang korban sudah dibawa kerumah duka dan sebelumnya dibawa ke Puskesmas Baranti,” ungkap Kapolsek IPTU Sudirman, saat lalu.

Mengingat korban bocah tewas tenggelam dan merupakan musibah sehingga pihak keluarganya menerima dengan ikhlas kematian Haikal. (Ady)

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top