ikut bergabung

Dihantam Angin Kencang, Dua Rumah di Romang Lompoa Kehilangan Atap

RUSAK. Rumah milik Jumasang Dg Ngati yang rusak dihantam angin kencang. Sebagian atap sengnya hilang diterbangkan angin.

Sulsel

Dihantam Angin Kencang, Dua Rumah di Romang Lompoa Kehilangan Atap

GOWA, UJUNGJARI.COM — Angin kencang yang terjadi saat hujan deras, Minggu (15/11/2020) sekira pukul 12.00 Wita menyisakan kerusakan dua unit rumah. Dua rumah semi permanen yang terletak di perkampungan Butta Eja, Kelurahan Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa itu, kehilangan atap setelah angin kencang menghantam.

Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kondisi rumah warga masing-masing milik Jumasang Dg Ngati (48) dan Dg Rowa tak layak ditempati berteduh.

Seluruh atap seng rumah tersebut terangkat bersama balok rangka atap. Sebagian dinding tembok yang terbuat dari batu bata dan belum dilapisi plasteran pasir semen ini terangkat bersama balok pengikat.

Peristiwa angin kencang yang juga merubuhkan menara tower di kampus UIN Samata di hari yang sama itu, kini menyisakan kesedihan bagi pemilik rumah.

” Semua seng atap rumah ku terangkat, lepaski dari rangka balok atapka. Subhanallah kuasa Allah Ta’ala,” kata Jumasang Dg Ngati (48), kepada ujungjari.com, Rabu (18/11/2020) sore.

Untungnya kata Jumasang Dg Ngati, saat hujan deras disertai angin kencang melanda, keluarganya cepat berlindung. Dg Ngati memiliki empat orang anak, dua orang diantaranya sudah menikah.

Sementara Dg Rowa (69) juga demikian. Meski kondisi rumahnya tak separah kondiai rumah Dg Ngati, namun ayah satu anak dengan beberapa cucu serta istrinya, Dg Bondeng mengaku sangat ketakutan.

” Iye, kukana runtungmi ballakku kodong (saya kira rumahku runtuh,red),” kata Dg Rowa.

Kini dua keluarga ini menanti uluran tangan pemerintah setempat untuk mengurangi beban hidup mereka pasca rumahnya dihantam angin. Kedua warga korban juga mengatakan belum sempat memperbaiki sebab mereka kesulitan biaya.

Camat Bontomarannu Muh Sabir Bangsawan yang dikonfirmasi, Selasa (17/11/2020) mengaku belum tahu ada warganya yang menjadi korban angin kencang.

” Saya baru tau itu, soalnya tidak ada laporan masuk. Tapi saya cek dulu ke lurah setempat. Insya Allah, besok (Rabu, red) saya ke lokasi rumah korban,” kata camat saat dihubungi via telpon selularnya.

Terpisah, Lurah Romang Lompoa Muh Arif Aras yang juga dikonfirmasi via telpon selularnya, malam ini mengatakan, pihaknya baru tau dan segera menindaklanjuti.-

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Sulsel

Populer Minggu ini

Arsip

To Top