ikut bergabung

Massa Paslon Macora-Macca Sudah Lima Kali Demo Ke KPU- Bawaslu 

Politik

Massa Paslon Macora-Macca Sudah Lima Kali Demo Ke KPU- Bawaslu 

BARRU,UJUNGJARI–Kubu paslon Malkan-Andi Salahuddin ( Macora) dan Mudassir Hasri Gani-Aksa Kasim( Macca) terhitung sudah empat kali melakukan demo ke KPU dan satu kali di Bawaslu. Agenda aksi yang digelar untuk mempersoalkan langkah KPU meloloskan Aska Mappe.

Demo kelima kembali digelar Kamis(19/11) di depan kantor KPU Barru. Aksi kali ini tetap mempertanyakan pihak penyelenggara yang belum menyikapi masalah munculnya surat pengunduran diri Aska yang ditandatangani Kapolda Sulsel kemudian belakangan muncul lagi surat rekomendasi Kapolri.

Aksi demo didepan KPU ini dipimpin ketua DPC Gerindra Barru Andi Muhammad Amin. Koordinator aksi ini  beberapa kali meminta para komisioner KPU untuk memberikan penjelasan kepada massa. Andi Amin bergantian Sekretaris DPC Gerindra Muhammad Said menyampaikan orasi.

“Saya minta ada salah seorang Komisioner KPU sebagai perwakilan dan memberikan penjelasan sebagai tindak lanjut dari apa yang direkomendasikan pihak Bawaslu,” ucap Amin.

Andi Amin juga menjelaskan jika Bayasit dari tim pemenangan Malkan Amin -Andi Salahuddin  sudah melaporkan KPU ke DKPP. 

Kita sudah masukkan laporan ke DKPP terkait pelanggaran yang dilakukan KPU 

Dari beberapa kali demonyang digelar ini. Pihak KPU sendiri belum pernah memberikan penjelasan secara terbuka. Hingga demo kelima, setelah para pelaku aksi terus berteriak meminta , agar ada perwakilan komisioner yang keluar.

Akhirnya komisioner KPU Barru dari Devisi Sosialisasi dan Parmas, Lilis Suryani turun dari ruangannya dengan pengawalan ketat aparat Kepolisian langsung memberikan penjelasan.

Pihak KPU , kata Lilis menghargai aksi yang dilakukan para massa paslon. Hanya saja untuk sementara komisioner lainnya telah melakukan konsultasi  ke KPU Provinsi Sulsel atas apa yang direkomendasikan pihak Bawaslu.

Setelah dikonsultasikan, maka selanjutnya akan dilakukan telaah dan pendalaman. Kemudian akan dilakukan pleno untuk menerbitkan keputusan secara kolegial.

“Jika tidak ada aral melintang, Insya Allah paling lambat tanggal 23 November 2020 dari rencana pleno yang kita gelar, maka setelah itu hasilnya akan kami sampaikan,” ucap Lilis dibalik pintu pagar KPU.( Udi)

Komentar Anda

Channel

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Politik

Populer Minggu ini

Arsip

To Top