ikut bergabung

Proyek Rusun PU Baddoka Tak Miliki IMB, Lurah Pai: Pelaksana Proyeknya Bandel

Makassar

Proyek Rusun PU Baddoka Tak Miliki IMB, Lurah Pai: Pelaksana Proyeknya Bandel

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Proyek pembangunan rumah susun (Rusun) milik Kementerian PUPR yang berlokasi di Jalan Batara Bira, Baddoka, kelurahan Pai, kecamatan Biringkanaya, Makassar, disorot.

Warga Baddoka protes, karena dari pekerjaan proyek tersebut, warga merasa dirugikan. Akses jalan rusak, lubang dan berdebu, kalau hujan becek. Hal itu disebabkan, sejumlah kendaraan bertonase barat yang membawa material setiap hari melalui jalan lingkungan warga sekitar.

Bahkan proyek Rusun yang menggunakan APBN Rp33 miliar itu, disinyalir tak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

Rulan (44) warga Baddoka mengatakan, proyek Rusun PUPR yang berada persis di belakang kantor Balai Pompengan Baddoka itu, sangat berdampak dan meresahkan warga. Bagaimana tidak, jalan lingkungan jadi rusak, karena setiap hari dilalui truk raksasa yang mebawa material bangunan.

Ironisnya, pelaksana proyek terkesan cuek dan tak mau peduli dengan dampak yang dirasakan warga akibat pekerjaan proyek tersebut.

“Makanya warga keberatan, dan  menutup akses jalan masuk. Supaya semua kendaraan bahan bangunan tidak lewat jalan lingkungan warga,” kata Ruslan kepada media ini, Senin (3/5).

Ruslan menduga, bahwa proyek Rusun PU itu tak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). “Saya curiga proyek Rusun itu tidak ada IMB-nya. Dokumen lingkungannya juga tidak ada,” ujarnya.

Dihubungi rerpisah, Lurah Pai, Bustan, mengaku jika proyek Rusun PUPR itu, memang belum punya IMB. “Memang tidak ada IMB-nya, kami juga tidak pernah disampaikan terkait pelaksanaan proyek Rusun di Baddoka,” kata Bustan.

“Berkas dan dokumen untuk rekomendasi IMB proyek itu juga tidak pernah saya lihat. Saya cek di buku registrasi, juga tidak tercatat. Pelaksana proyeknya bandel. Mestinya kalau proyek pemerintah harus memberi contoh ke masyarakat,” jelas Bustan.

Terkait keluhan warga, lanjut Bustan, dirinya sudah pernah memediasi dengan memanggil perwakilan warga dengan pihak pelaksana proyek Rusun. “Sudah pernah saya mediasi. Makanya, semua kendaraan proyek Rusun tidak lewat disitu lagi (Baddoka). Mereka lewat Jalan Amma Toa samping SPBU,” ketusnya. (drw)

Komentar Anda

Channel

Baca Selengkapnya
Rekomendasi untuk anda ...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita lainnya Makassar

Populer Minggu ini

Arsip

To Top