ikut bergabung

Sadari Konsekwensi dalam Bermedia Sosial

Nasional

Sadari Konsekwensi dalam Bermedia Sosial

GORONTALO,UJUNGJARI.COM–Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” kembali menarik perhatian masyarakat Sulawesi.

Kali ini sebanyak 1.236 peserta antusias
mengikuti acara dengan tema “Jarimu Harimaumu”. Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra
Promosindo yang dilaksanakan secara virtual pada 2 Agustus 2021 di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program
Literasi Digital di wilayah Sulawesi.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari akademisi dan PR Enthusiast, Muhamad Widiyanto; Dosen Ilmu Komunikasi, Syahrir Soleman; Redaksi Eksekutif Ligo.id, Arfan
Dalanggo; dan Mompreneur, Gadis Maharani.

Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Septi Wulandari selaku Jurnalis.

Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Pemateri pertama adalah Muhamad Widiyanto yang membawakan tema “Mengenal
Macam-macam Aplikasi Percakapan, Perbedaan dan Fitur-fiturnya”.

Dia mengingatkan untuk berhati-hati berjejaring di media sosial (medsos) termasuk juga aplikasi percakapan.

“Terapkan THINK, yakni true, helpful, illegal, necessary, kindly dalam menggunakan aplikasi percakapan. Jangan mudah meneruskan pesan yang belum tentu kebenarannya,” tandasnya.

Berikutnya, Syahrir Soleman menyampaikan materi “Etika Berjejaring: Jarimu Harimaumu”.

Dalam bermedia sosial, Syahrir menyarankan untuk menerapkan 3S yakni saring sebelum sharing.

“Walaupun postingan negatif sudah dihapus, tetap saja bisa ditelusuri karena jejak digital tetap terpantau dan bisa terkena pasal UU ITE jika menyinggung orang lain,” tukasnya.

Baca Juga :   JK Serukan Separuh Isi Kotak Amal Masjid Disumbangkan ke Palestina

Sebagai pemateri ketiga, Arfan Dalanggo membawakan tema “Mengenal Lebih Jauh Cara Mengeluarkan Pendapat di Dunia Digital”.

Dia mengatakan, jangan ragu berpendapat untuk melawan atau meluruskan suatu kebohongan serta mengisi ruang digital dengan konten positif.

“Saat berpendapat gunakan bahasa, cara penyampaian sopan santun serta cermati dan cari tahu kebenaran informasi tersebut,” terangnya.

Adapun Gadis Maharani, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema “Pengaruh Internet Bagi Anak”.

Dia mengatakan, internet dan gawai dapat memberikan manfaat besar jika digunakan dengan tepat. “Efek negatif ditimbulkan jika teknologi disalahgunakan, seperti durasi di luar kewajaran, akses situs terlarang, dan terpapar pengaruh buruk di medsos,” ungkapnya.

dibaca : 26

Laman: 1 2



Komentar Anda

Berita lainnya Nasional


Populer Minggu ini

Arsip

To Top