TAKALAR, UJUNGJARI-Pasca terpuruknya PDAM Takalar akibat kasus korupsi yang mendera perusahaan daerah tersebut.
PDAM Takalar dibawa kepemimpinan, Budiar Rozal sebagai pelaksana tugas PDAM Takalar, kini tengah fokus menata
sekaligus memperbaiki manajemen PDAM Takalar dan sumber daya manusianya
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk meraih predikat sebagai perusahaan daerah yang sehat, PDAM Takalar menggandeng politeknik sekolah tinggi Ilmu administrasi Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) Makassar
Hal tersebut ditempuh sebagai langkah untuk melakukan pengembangan kompetensi dan penguatan kapasitas SDM PDAM.
“ Saat ini, kami tengah fokus untuk menyehatkan PDAM, olehnya sejumlah persoalan yang melilit PDAM akan kita tuntaskan sehingga semuanya berjalan sesuai harapan kita semua,” Kata Budiar Rozal, Jumat (20/8/2021)
Lebih jauh, Budiar Rozal yang juga staf ahli Bupati Takalar mengatakan saat ini, PDAM Takalar memiliki karyawan sebanyak 143 orang yang tersebar disejumlah unit teknis kegiatan, untuk mengetahui kualitas para karyawan pihak PDAM Takalar telah menggandeng STIA LAN Makasar untuk melakukan analisa jabatan terhadap seluruh karyawan PDAM Takalar.
” Salah satu penyebab PDAM Takalar kurang sehat karna tingginya jumlah karyawan, untuk mengetahui kualitas karyawan maka ditempuhlah analisa jabatan yang dilakukan oleh STIA LAN Makasar,” Urai Budiar Rozal.
Sementara itu, Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Prof Dr Imbaruddin MDA, Ph.D menjelaskan tentang indikator perusahaan yang sehat. Prof Imbar, sapaannya menekankan pentingnya perusahaan untuk mengukur kinerja dan kualitas pekerjaan karyawan.
“Kami akan sekuat tenaga mendampingi PDAM Takalar untuk memenuhi indikator perusahaan yang sehat. PDAM Kota Makassar, PDAM Bantaeng dan beberapa daerah kami dampingi, hasilnya sangat signifikan. Semoga di Takalar nantinya juga demikian.” Kata Prof Imbaruddin.(Ari Irawan)

