GOWA, UJUNGJARI.COM — Ratusan murid Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Bontolangkasa terpaksa belajar di dalam masjid dekat sekolah. Aksi belajar di masjid ini terjadi di Dusun Passallangngang, Desa Katangka, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel.
Para murid ini belajar di luar sekolah lantaran sekolah mereka ditutup dan disegel oleh salah seorang warga setempat bernama Juruddin Dg Jarung. Anehnya penyegelan sekolah dilakukan oknum ini di saat dilakukan pergantian kepala sekolah di MIM Bontolangkasa ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Untung ada masjid di dekat sekolah sehingga proses belajar mengajar masih dapat berlangsung, itupun masih dengan segala keterbatasan. Sekolah kami ditutup oleh warga karena mengklaim lahan sekolah adalah miliknya,” kata Kepsek MIM Bontolangkasa Asriani Dg Siang, Jumat (22/10/2021).
Asriani menambahkan, selain penyegelan sekolah yang sudah berjalan dua bulan ini, Juruddin Dg Jarung juga kerap melakukan intimidasi dan pengancaman sehingga membuat guru dan murid setempat ketakutan.
” Dia (Dg Jarung) pernah masuk ke sekolah mengancam kami untuk tidak mengajar, tentu kami ketakutan karena yang bersangkutan membawa senjata tajam,” beber Asriani.
Sementara itu, Kepala Desa Katangka Nur Alam membenarkan adanya penyegelan sekolah diwilayahnya yang dilakukan oleh warganya.
” Benar itu, sekolah MIM Bontolangkasa disegel oleh warga dengan dalih lahan sekolah adalah miliknya,” jelas Kades Katangka Nur Alam.
Nur Alam yang telah dua periode menjabat Kades Katangka juga prihatin melihat penutupan sekolah terus berlanjut.
” Persoalan ini sudah berapa kali dimediasi oleh sejumlah pihak terkait, namun mediasi selalu gagal, solusi pun tidak ada dari pihak yayasan,” ungkap Kepala Desa.-

