ikut bergabung

Ekspor Langsung Ikan Segar dan Hidup ke Hongkong

Ekonomi

Ekspor Langsung Ikan Segar dan Hidup ke Hongkong

MAKASSAR, UJUNGJARI.COM –Perekonomian Sulawesi Selatan saat ini sudah semakin baik, pada triwulan ke II tahun 2021 ini, ekonomi Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan yaitu sebesar 7,66 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020, dengan tingkat inflasi cukup terkendali yaitu sebesar 1,62 persen.

Tumbuhnya perekonomian tersebut, tidak terlepas dari pengaruh tumbuhnya Ekspor Sulawesi Selatan. Pada periode Januari-Agustus 2021, ekspor Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan yaitu sebesar 10,60 persen, dengan total nilai ekspor sebesar US$ 836,82 juta setara dengan Rp.11,88 Triliun.

Adapun ekspor sektor tambang berkontribusi sebesar 63,48 persen, sektor Pertanian dan Industri masing-masing berkontribusi 19,08 persen dan 17,44 persen.

Neraca Perdagangan Sulawesi Selatan pada periode yang sama juga mengalami Surplus sebesar US$ 397,38 Juta setara dengan RP. 5,64 Triliun.

Saat ini terdapat 133 Komoditas ekspor Sulawesi Selatan yang telah di ekspor ke 65 negara tujuan ekspor di kawasan Asia, Eropa, Amerika dan Afrika.

Adapun negara tujuan ekspor utama Sulawesi Selatan meliputi; Jepang, China, Amerika Serikat, Malaysia, Republik Korea, Belanda, Jerman, Rusia, Vietnam dan India.

Tumbuhnya ekspor Sulawesi Selatan ini, tidak terlepas dari adanya koordinasi dan sinergitas yang sangat baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan instansi terkait, BIJMN, asosiasi, pelaku usaha, perbankan serta pemangku kepentingan Iainnya dalam upaya tememacunyau uang pertumbuhan dan pengembangan ekspor Sulawesi Selatan.

Disamping jtu, adanya motivasi dan semangat yang begitu besar para pelaku usaha ekspor dan semua lapisan masyarakat Sulawesi Selatan untuk bersama-sama membangkitkan kembali perekonomian Sulawesi Selatan yang sempat mengalami penurunan saat pandemi Covid 19.

Peran perbankan dalam peningkatan ekspor juga sangat besar, bahkan PT Bank BNI Wilayah 7 Makassar telah menyiapkan ruangan khusus Xpora yang telah dilengkapi fasilitas IT dan ruang display produk ekspor.

Xpora dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha ekspor khususnya UMKM dalam mengkomunikasikan dan mempromosikan produknya di pasar international melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia, Perwakilan bank BNI di seluruh dunia, para diaspora, International Trade Promotion Centre (ITPC) dan Atase Perdagangan Indonesia di luar negeri. Bank BNI juga memberikan kemudahan kepada pelaku usaha ekspor dalam mengakses pembiayaan.

Pada pelepasan ekspor hari ini, komoditas Sulawesi Selatan yang di ekspor tujuan Hongkong masih berupa Ikan Segar dan Ikan Hidup, dengan volume 11 Ton dan nilai US$. 176.056 atau setara dengan RP. 2,5 Milyar.

Adapun pelaku usaha ekspornya adalah CV. Yhuga Abadi Jaya, CV. Aquamarindo Pratama, CV. Marine Jaya, CV. Karya Sejahtera, PT. Indojaya Marina, CV. Makassar Bahari Lestari, CV. Safwa Bahari, CV. Budu Jaya, CV. Rezki Abadi.

Ekspor Direct flight dari Makassar tujuan Hongkong yang di fasilitasi pesawat cargo dari PT Garuda Indonesia (persero) Tbk ini, sebenarnya sudah berjalan dua kali penerbangan, yaitu pada tanggal 16 dan 23 Oktober 2021.

Total volume cargo pada dua kali penerbangan tersebut masing-masing sebesar 7,91 ton dan 7,00 ton dengan Komoditas ekspor berupa Ikan Segar dan Ikan Hidup

Pada periode januari-September 2021, ekspor komoditi perikanan tujuan Hongkong yang melalui Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin transit di Jakarta, didominasi oleh ikan hidup seperti ikan kerapu, udang mantis, dan kepiting bakau dan ikan segar sepertj kerapu, tenggiri, layur dan ikan kering seperti Sirip ikan hiu, teripang, dan perut ikan.

Dengan total volume ekspor sebesar 529 Ton dengan nilai sebesar RP. 20,3 Milyar.

Dengan adanya fasilitas ekspor Direct Flight Makassar tujuan Hongkong ini ke depan tidak ada lagi ekspor tujuan Hongkong yang dilakukan secara Indirect (transit) melalui wilayah Iain, sehingga pada penerbangan langsung berikutnya kita sudah dapat meningkatkan volume cargo ekspor baik dari produk sektor Industri, Perikanan, Pertanian dan produk UMKM Iainnya. (**)

Komentar Anda

Channel


Berita lainnya Ekonomi

Populer Minggu ini

Arsip

To Top