ikut bergabung

Lima Bocah Penderita Celah Bibir Jalani Operasi Gratis di RSUD Syekh Yusuf

OPERASI. Cinta, satu dari lima peserta operasi celah bibir saat disapa Bupati Gowa Dr Adnan Purichta Ichsan di ruang tunggu bedah. (foto/sar)

Sulsel

Lima Bocah Penderita Celah Bibir Jalani Operasi Gratis di RSUD Syekh Yusuf

GOWA, UJUNGJARI.COM — Lima anak yang lolos skrining menjalani operasi celah bibir dan lelangit di kamar bedah RSUD Syekh Yusuf Gowa, Minggu (6/3) pagi.

Operasi program gratis yang dilakukan RSUD Syekh Yusuf Gowa ini merupakan kolaborasi dengan tim medis Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Unhas dalam rangka dies natalis Fakultas Kedokteran Gigi Unhas ke 33 tahun ini.

Pelaksanaan operasi celah bibir dan lelangit atau lazim disebut bibir sumbing ini dipantau langsung Bupati Gowa Dr Adnan Purichta Ichsan bersama Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas Prof Drg Muh Ruslin dan Ketua TP PKK Gowa Priska Paramita Adnan serta Ketua IDI Gowa dr Suryadi, Plt Kadis Kesehatan Gowa Taufik M dan Plt Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Zainuddin Jufri.

Para dokter bedah yang tergabung dalam tim medis RSUD Syekh Yusuf dan tim medis Kedokteran Gigi FK Unhas ini bekerja kompak pada pukul 09.00 Wita menggunakan dua unit ruangan bedah di rumah sakit milik Pemkab Gowa tersebut.

Plt Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Zainuddin Jufri mengatakan, dalam pelaksanaan bakti sosial operasi celah bibir ini yang mendaftarkan diri sebanyak 15 orang. Namun setelah diskrining hanya lima orang yang bersyarat menjalani operasi.

” Yang mendaftar ada 15 orang namun setelah diskrining hanya lima orang yang bersyarat. 10 orang lainnya tidak bersyarat karena setelah skrining ternyata terkonfirmasi positif covid-19 dan ada juga memang kesehatannya tidak mendukung. Jadi yang menjalani operasi celah bibir dan lelangit hari ini hanya lima orang, ” papar Zainuddin Jufri.

Baca Juga :   Addatuang Sidenreng ke-25, Lantik Tiga Arung Malolo. Ini Orangnya

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas Prof Dr drg Muh Ruslin mengatakan sesuai misi IDI, pihaknya berupaya membantu anak-anak yang mengalami celah bibir dan lelangit.

” Kita lakukan ini guna membebaskan anak-anak dari bully teman-temannya di lingkup sekolah. Kita bantu secara gratis agar ke depan anak-anak kita yang cacat bibir ini bisa lebih ceria menghadapi masa depannya. Kami berterimakasih atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Gowa serta IDI Gowa yang memberikan kami fasilitas disini, ” kata Prof Ruslin.

Prof Ruslin juga berjanji akan menjadwal kembali pelayanan operasi gratis celah bibir dan lelangit bagi anak-anak yang kali ini tak lolos skrining.

Bupati Gowa Dr Adnan Purichta Ichsan pun sangat mengapresiasi kehadiran tim medis Fakultas Kedokteran Gigi Unhas yang melakukan baksos ini di Gowa.

Bagi Adnan, saat ini situasi pandemi covid-19 telah memberikan dampak yang sangat signifikan bagi Gowa. Saat ini kekuatan pemerintah daerah menurun untuk melakukan pembangunan. Sementara saat ini, kata Adnan ada beberapa isu penting perlu difokuskan pemerintah yakni isu kesehatan dan isu ekonomi.

dibaca : 55

Laman: 1 2



Komentar Anda

Berita lainnya Sulsel


Populer Minggu ini

Arsip

To Top