ikut bergabung

Ketua PKK Luwu Timur Beberkan Pentingnya Imunisasi untuk Anak

IMUNISASI ANAK. Pencanangan bulan imunisasi anak nasional di Luwu Timur, Rabu (18/5)

Sulsel

Ketua PKK Luwu Timur Beberkan Pentingnya Imunisasi untuk Anak

MALILI, UJUNGJARI.COM–Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Luwu Timur, Hj Sufriaty Budiman mengingatkan pentingnya imunisasi bagi anak-anak dalam rangka mencegah berbagai penyakit menular serta untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak.

“Anak-anak ini adalah aset bangsa yang dititipkan Allah SWT kepada kita untuk kita didik dan sayangi. Jaga dan ayomi, terutama menjaga mereka dari berbagai penyakit yang berbahaya dan mematikan seperti measless atau campak dan rubella. Salah satu caranya adalah dengan melakukan imunisasi seperti yang kita lakukan hari ini,“ kata Sufriaty Budiman saat mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasonal (BIAN) di ruang Media Centre PPID Diskominfo Luwu Timur, Rabu (18/05/2022).

Di hadapan para kepala Puskesmas se Lutim, dan ibu-ibu yang membawa anaknya untuk di imunisasi, Bunda PAUD Lutim ini mengatakan, saat ini Indonesia masih masuk dalam kategori endemis untuk campak dan rubella.

Tahun 2011 tercatat 132 kasus campak konfirmasi laboratorium terdapat di 171 kab/kota, 25 Provinsi, dan 267 kasus rubella konfirmasi laboratorium terdapat di 84 kab/kota di 25 Provinsi. Kondisi ini terjadi akibat dari penurunan cakupan imunisasi selama masa pandemic.

Terkait kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional hari ini, Sufriyati mengajak semua pihak untuk terlibat langsung dalam mengidentifikasi sasaran, melakukan sosilisasi dan memobilisasi sasaran serta mendukung penyelenggaraan layanan imunisasi dengan bekerjasama dengan seluruh stakeholder.

Baca Juga :   Rapat RP2I, Bupati Sidrap Harap Koordinasi Seluruh Pemangku Kepentingan

“Saya selaku perwakilan pemerintah mengajak kita semua mulai dari petugas Kesehatan, ASN dan semua pihak agar turun ke masyarakat untuk mengajak mereka mulai dari keluarga untuk melakukan imunisasi terhadap anak dalam rangka mencegah measless dan rubella yang sangat berbahaya,” jelas Sufriaty.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur yang diwakili Kabid SDK, Mashuri mengatakan kegiatan BIAN dilaksanakan di Puskesmas, Pustu, Posyandu dan sekolah TK, SD yang dilaksanakan bulan Mei 2022 pada 653 layanan.

Rinciannya 280 Posyandu, 171 PAUD dan 202 SD/MI, dengan jumlah sasaran BIAN sebanyak 65.675.

Turut Hadir mendampingi Ketua Tim PKK Kabupaten Luwu Timur, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kabudayaan, Sekdis Kominfo SP dan pra kepala Bidang di Dinas Kesehatan. (Wat)

dibaca : 38



Komentar Anda

Berita lainnya Sulsel


Populer Minggu ini

Arsip

To Top