MAKALE, UJUNGJARI–Pembukaan Megical Toraja, Kamis (25/8) di lapangan Bakti Rantepao, dihadiri Ketua PMTI, Menparegraf, Kapolda Sulsel, Walikota Makassar, dan undangan lainnya.
Berbagai kegiatan meriahkan Megical Toraja diprakarsai Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) digelar didua kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun disyangkan dihari yang sama pembukaan Megical Toraja, Kamis (25/8) juga digelar gerak jalan meriahkan HUT RI Ke-77, HUT Kabupaten Tana Toraja ke-65, dan Hari Jadi Toraja ke-775 di Makale.
Meskipun kegiatan bersamaan di dua kabupaten kembar bertepatan, namun tetap semarak dan sukses.
Andarias Tadan, anggota faksi Hanura DPRD Tana Toraja menilai seharusnya saat pembukaan Megical Toraja tidak ada kegiatan bertabrakan di Tana Toraja dan Toraja Utara.
Ini bukti panitia Megical Toraja dengan Pemda Tana Toraja tidak terbangun komunikasi yang baik, padahal seharusnya pembukaan Megical Toraja semua masyarakat pusatkan perhatian disana, sebab diaspora Sangtorayan datang meriahkan Megical Toraja.
Menurut Andaris Tadan, fenomena ini hendaknya menjadi pengalaman jika kedepan kegiatan PMTI lebih baik dilaksanakan diluar Toraja membangun kekuatan sehingga Toraja jadi magnet dikunjungi wisnus dan wisman.
Apalagi Megical Toraja identik dengan promosi pariwisata, kekuatan Sangtorayan harusnya terwujud sesuai harapan, ujar Andarias. (agus)

