PINRANG, UJUNGJARI.COM — Warga Ancol Barat, Kelurahan Fakkie Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan kasus Bunuh diri.
Kasus Bunuh diri yang dilakukan oleh ibu rumah tangga atas nama BN (37) dengan cara gantung diri menggunakan tali sementara dua anak laki-lakinya NV dan DM meninggal dunia karena diduga minum pestisida di kediamanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Pinrang AKBP Moh. Roni Mustofa membenarkan kasus bunuh diri, dia mengatakan anggota masih mengumpulkan data dan keterangan saksi.
“Masih mengumpulkan data, yang itu ditemukan ibu dan dua anaknya meninggal dunia, disamping anaknya terdapat Pestisida (Racun),” Kata Roni
Roni mengatakan, Anggota kepolisian baru saja pulang dari olah tempat kejadian perkara (TKP)
“Saat ini masih mengumpulkan data-data dan saksi, kita juga tidak tergesa-gesa menyimpulkan apakah murni bunuh diri atau tidak, kami belum menyimpulkan motifnya” Ucap Roni.
Berikut Fakta-fata ibu yang bunuh diri bersama kedua putranya.
1. BN (37) bunuh diri dirumahnya di Ancol Barat, Kelurahan Fakkie, menggunakan tali.
2. Sebelum bunuh diri BN terlebih dahulu membunuh anaknya menggunakan racun (pestisida) yang ditemukan disamping kedua Putranya yakni NV yang masih TK dan DM siswa SD.
3. Sebelum bunuh diri korban sempat melakukan Voice Note dan mengirimkan AS suaminya yang sedang menagih Utang.
4. Korban juga menuliskan sebuah catatan dibuku terkait utang Piutang.
5. Korban juga memposting di media sosial Facebook miliknya mengatakan, “Tuo malampe Sungako nak, mita Deceng, Saromase ko na rimaradimmu, na assiangko nyawa” Tulis dalam bahasa Bugis yang artinya “Panjang Umur nak, agar sukses, berbuat baiklah ke keluarga agar merasa ibah”.
6. Dia meninggalkan dua orang anak satu laki-laki dn satu Perempuan.
7. Korban memiliki utang, jatuh tempo hari ini dan dia merasa malu, diketahui isi Voice Note. (Jaya)

